Banyuwangi — Media Nasional Ganesha Abadi menegaskan dukungan penuh terhadap peran strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai pilar utama penjaga keamanan, penegak hukum, serta penopang stabilitas nasional yang secara konstitusional berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Pimpinan Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi, Nur Kholis, menyampaikan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan desain ketatanegaraan yang sah, strategis, dan visioner, sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Polri adalah alat negara, bukan alat politik. Kedudukannya langsung di bawah Presiden justru menjadi jaminan bahwa Polri bekerja untuk kepentingan nasional, menjaga persatuan, dan melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa diskriminasi,” tegas Nur Kholis dalam pernyataan resminya, Kamis.
Menurutnya, dalam konteks Indonesia sebagai negara besar dengan tingkat kemajemukan tinggi, Polri memegang peran sangat krusial dalam menjaga keseimbangan antara keamanan, demokrasi, dan supremasi hukum. Kecepatan komando dan kejelasan garis tanggung jawab yang berada langsung di bawah Presiden menjadi faktor penting dalam merespons berbagai dinamika nasional.
Media Nasional Ganesha Abadi menilai, Polri saat ini tidak hanya berfungsi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai institusi strategis negara yang berperan dalam:
- Menjaga stabilitas keamanan dalam negeri
- Mengawal agenda nasional dan demokrasi
- Melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan konvensional maupun transnasional
- Menjadi garda terdepan pelayanan publik yang humanis dan profesional
Dalam pandangan redaksi, kehadiran Polri hingga ke tingkat desa melalui Babinsa–Bhabinkamtibmas mencerminkan kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Polri yang profesional, presisi, dan berintegritas adalah kebutuhan mutlak bangsa. Media memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kerja-kerja Polri yang objektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” lanjut Nur Kholis.
Media Nasional Ganesha Abadi juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pers secara independen, berimbang, dan konstruktif, dengan tetap mengedepankan kritik yang membangun serta apresiasi terhadap kinerja positif Polri.
Di tengah tantangan global, disrupsi informasi, serta meningkatnya kompleksitas ancaman keamanan, sinergi antara Polri, pemerintah, dan media nasional dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Polri kuat bukan karena kekuasaan, tetapi karena kepercayaan rakyat. Media Nasional Ganesha Abadi berdiri bersama Polri dalam menjaga marwah hukum, demokrasi, dan persatuan bangsa,” pungkas Nur Kholis.
(Redaksi)







