Lubuklinggau, Sumsel – Satuan Brimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor kembali melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) Periodik II Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk evaluasi rutin untuk memastikan kesiapan fisik personel. Kegiatan yang digelar setiap enam bulan ini menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja anggota, Selasa (9/9/2025).
Sebelum tes dimulai, seluruh personel menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Langkah ini dilakukan guna meminimalisir risiko kesehatan selama mengikuti rangkaian tes fisik yang cukup menantang.
Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menegaskan bahwa TKJ bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari sistem penilaian menyeluruh terhadap personel.
“Tes kesamaptaan jasmani ini berdampak langsung pada evaluasi kinerja, promosi pangkat, serta kelayakan menduduki jabatan tertentu. Nilai kesamaptaan, psikologi, dan SMK menjadi bagian integral dalam penilaian karir anggota,” ujarnya.
Adapun materi TKJ meliputi lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, dan shuttle run. Peserta diimbau menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing, terutama bagi yang memiliki riwayat kondisi medis tertentu.
AKBP Andiyano menambahkan bahwa kesiapan fisik merupakan aspek utama dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan.
“Tugas kepolisian tidak hanya menuntut ketajaman mental dan kecakapan akademis, tetapi juga ketangguhan fisik. Melalui TKJ ini, kami ingin memastikan seluruh personel selalu dalam kondisi siap dan prima,” tegasnya.
Dengan pelaksanaan TKJ secara konsisten, Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(Erwin)








