BANYUWANGI — Aksi Aliansi Masyarakat Banyuwangi Bersatu (AMBB) bersama massa Pagar Nusa di kawasan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, berlangsung sejak sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 02.14 WIB. Massa tetap bertahan di lokasi dan memblokir akses masuk LPG Bosowa sebagai bentuk desakan agar persoalan yang mereka perjuangkan segera mendapatkan penyelesaian.
Ketua AMBB yang dikenal dengan julukan “Engglek” bersama kawan-kawan menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk pembelaan terhadap masyarakat, khususnya Rahmat, terkait persoalan yang mereka sebut sebagai dugaan penyerobotan tanah oleh PT Misi Mulia Petronusa.
Dalam dialog di lokasi, AMBB menegaskan tidak menghendaki benturan dengan aparat. Mereka memilih bertahan sembari menunggu pihak terkait memberikan kepastian penyelesaian.
Persoalan tersebut disebut telah berlangsung bertahun-tahun. Dalam pertemuan, bahkan muncul penyebutan bahwa persoalan telah berlangsung sekitar 10 hingga 12 tahun, sehingga masyarakat menuntut adanya kejelasan dan penyelesaian konkret.
Ketegasan “Engglek” semakin terlihat ketika ia menyatakan bahwa perjuangan AMBB tidak berhenti hanya karena adanya pertemuan. Ketua AMBB menegaskan akan tetap bertahan di areal sampai tuntutan yang diperjuangkan mendapatkan penyelesaian.
AMBB juga menyampaikan bahwa apabila keputusan yang dihasilkan nantinya memuaskan dan tujuan perjuangan telah tercapai, massa siap mengakhiri aksi dan meninggalkan lokasi.
Di sisi lain, persoalan ini menyangkut kepentingan yang lebih luas karena lokasi tersebut berkaitan dengan aktivitas operasional LPG. Dalam dialog juga disampaikan kekhawatiran apabila distribusi LPG terganggu karena berdampak pada kebutuhan masyarakat.
Karena itu, AMBB mendesak agar seluruh pihak tidak sekadar melakukan pertemuan, tetapi menghadirkan solusi yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kini perhatian tertuju pada bagaimana pihak terkait menyelesaikan persoalan yang menjadi tuntutan AMBB, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan publik tetap terlindungi..
MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI
“Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta”
Akurat • Berimbang • Independen • Bertanggung Jawab







