Jakarta – TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui pembentukan Gugus Tugas Kedaulatan Pangan. Gugus tugas ini aktif melakukan percepatan, pengawasan, dan pendampingan program ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T dan wilayah rawan krisis.
Keberadaan Gugus Tugas ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 9, yang mengatur keterlibatan TNI dalam membantu tugas pemerintahan di daerah, termasuk pencapaian kedaulatan pangan nasional.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. “Melalui kekuatan teritorial, TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian pangan dari tingkat desa hingga nasional,” ujarnya di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (23/7/2025).
Gugus Tugas Kedaulatan Pangan melibatkan unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU untuk mendukung distribusi, logistik, dan penguatan infrastruktur pertanian. Beberapa program utama yang dijalankan meliputi:
- Pembukaan dan pendampingan lahan pertanian produktif
- Pembangunan embung, sumur bor, dan saluran irigasi
- Pelatihan petani dan pemuda desa melalui Babinsa
- Kolaborasi lintas sektor dengan Kementerian, Pemda, BUMN, dan swasta
- Stabilisasi harga gabah dan perlindungan petani pascapanen
- Distribusi pupuk tepat sasaran
Kapuspen TNI juga menekankan bahwa pangan bukan lagi isu sektoral, melainkan strategis. “TNI memandang pangan sebagai bagian dari pertahanan. Karena itu, kami tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga memastikan lumbung pangan rakyat tetap terjaga dan berdaya saing,” tegasnya.
Tak hanya itu, Gugus Tugas juga disiapkan untuk merespons cepat krisis pangan musiman, termasuk menyiagakan dapur lapangan dan logistik bila dibutuhkan.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi nasional, TNI melalui Gugus Tugas Kedaulatan Pangan berkomitmen membangun ketahanan bangsa dari desa, mewujudkan Indonesia yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi tantangan global.
Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi







