Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) mengirimkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan Pesawat Hercules TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (12/12/2024).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Aster Panglima TNI Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, bersama Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono. Bantuan ini kemudian diserahkan kepada kru Pesawat Hercules A-1341 TNI AU yang bertugas mengantarkan bantuan ke lokasi terdampak.
Aster Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI bersama BCA berkomitmen membantu masyarakat yang terkena bencana sebagai bentuk kepedulian. “TNI akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat di berbagai daerah terdampak bencana, termasuk Flores Timur, sebagai wujud nyata kebersamaan,” ujarnya.
Bantuan yang dikirimkan seberat 21 ton dengan nilai total Rp 500 juta, terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, seperti:
- Sembako: Beras (7,5 ton), minyak goreng (20 paket), mi instan (300 boks), air minum (500 boks), dan bahan makanan lainnya.
- Perlengkapan bayi: Makanan bayi (500 paket), popok bayi (80 boks), tisu basah (5 boks), dan perlengkapan lainnya.
- Peralatan kebersihan pribadi: 80 boks.
- Obat dan multivitamin: 1.108 paket.
- Kebutuhan wanita: 200 paket.
- Perlengkapan lainnya: Tenda (6 set), velbed (50 buah), jas hujan (200 buah), selimut (500 buah), dan alas kaki (500 pasang).
Hadir dalam acara tersebut antara lain Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno, Wakapuskes TNI Laksma TNI R.M. Tjahja Nurrobi, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Mohammad Nurdin, serta sejumlah pejabat BCA seperti Hera Fendayani Haryn, Susanti Nurmalawati, Nona Faletta Aryuni Sumanang, dan Titi Yusnarti.
#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat
Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi
(Puspen TNI)