Jakarta – Hubungan pertahanan antara Indonesia dan Malaysia semakin erat dengan terselenggaranya Sidang ke-18 High Level Committee (HLC) Malaysia–Indonesia yang berlangsung di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini dipimpin bersama oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jeneral Tan Sri Mohd Nizam bin Hj Jaffar.
Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran Panglima ATM beserta delegasi Malaysia. Ia menegaskan pentingnya forum HLC Malindo sebagai wadah strategis dalam memperkuat kerja sama dan sinergi pertahanan kedua negara.
Panglima TNI menilai bahwa Sidang ke-18 HLC Malindo memiliki posisi strategis untuk melakukan evaluasi komprehensif atas berbagai capaian kerja sama sekaligus merancang langkah-langkah kolaborasi ke depan. “Agenda yang telah terlaksana merupakan kontribusi signifikan bagi peningkatan kapabilitas prajurit serta pemeliharaan stabilitas kawasan,” ujarnya.
Forum HLC ini juga menjadi momentum penting dalam menyusun komitmen bersama terhadap program kerja yang berdampak langsung pada efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di lapangan. Panglima TNI menekankan bahwa kemitraan Indonesia–Malaysia tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan ikatan persaudaraan yang kuat antar kedua bangsa.
Sidang ke-18 HLC Malindo dihadiri oleh pejabat tinggi dari TNI dan ATM serta perwakilan kementerian terkait. Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua negara dalam memperkokoh kerja sama pertahanan dan menjaga stabilitas kawasan ASEAN.
Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Inf Dedi Akhiruddin








