Buru Selatan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1506/Namlea terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni milik Ibu Wahadu Letetuny (82), warga Desa Leku, Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, kini telah mencapai 45 persen, Jumat (1/8/2025).
Ibu Wahadu sehari-hari bekerja sebagai pembuat sapu lidi dan tinggal bersama anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Kehidupan sederhana mereka menjadi perhatian Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea yang menghadirkan solusi nyata lewat pembangunan rumah yang lebih layak dan aman.
“Pembangunan rumah Ibu Wahadu Letetuny adalah wujud komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Mohammad Tamami, S.Sos.
Dandim juga mengapresiasi semangat gotong royong antara personel TNI dan warga dalam menyukseskan program tersebut. Sinergi ini dinilai sebagai kekuatan utama TMMD dalam mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah tertinggal.
Proses pengerjaan rumah dilaksanakan secara kolaboratif antara Satgas TMMD dan masyarakat Desa Leku. Diharapkan, rumah ini dapat segera selesai dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi Ibu Wahadu dan keluarganya.
Program TMMD ke-125 tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat demi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
(Red)







