DENPASAR – Komitmen menjaga stabilitas keamanan publik kembali ditegaskan jajaran Polsek Denpasar Utara melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Lapangan Lumintang, Rabu (15/4/2026). Langkah ini menjadi strategi konkret dalam menekan potensi premanisme sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan di ruang publik.
Patroli yang digelar secara intensif ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan berbasis deteksi dini dan pendekatan humanis. Personel kepolisian menyisir titik-titik rawan dengan menyasar pengunjung, petugas parkir, keamanan, hingga pengelola kawasan. Aktivitas masyarakat dipantau secara cermat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sejak tahap awal.
Dalam pelaksanaan di lapangan, aparat juga aktif memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pentingnya kewaspadaan kolektif. Imbauan kamtibmas disampaikan secara persuasif, menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Pawas IPTU I Gede Sandiasa bersama tiga personel, di bawah kendali Kapolsek Denpasar Utara IPTU Ketut Darbawa, S.H., M.H. Kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat dinilai efektif dalam menciptakan efek cegah dan tangkal terhadap potensi kejahatan, khususnya Curat, Curas, dan Curanmor yang kerap meresahkan.
Secara strategis, KRYD juga menjadi instrumen untuk membangun rasa aman yang nyata, bukan sekadar persepsi. Keberadaan aparat di ruang publik memberikan sinyal kuat bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi praktik premanisme dalam bentuk apa pun.
Hasil pemantauan menunjukkan situasi Lapangan Lumintang tetap dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung lancar tanpa adanya gangguan signifikan, menandakan efektivitas langkah preventif yang diterapkan.
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika situasi di lapangan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjamin rasa aman masyarakat. Premanisme dan kejahatan jalanan tidak boleh mendapatkan ruang di wilayah hukum kami,” tegasnya.
Dengan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan, Polsek Denpasar Utara memastikan bahwa ruang publik tetap menjadi tempat yang aman, inklusif, dan bebas dari intimidasi. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat pun menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan kamtibmas secara berkelanjutan,
(Redaksi)







