Denpasar – Komitmen menjaga stabilitas keamanan di jantung pariwisata Bali terus diperkuat jajaran Polresta Denpasar melalui langkah konkret di lapangan. Unit Wisata Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) menggelar patroli dialogis intensif di kawasan Pantai Kuta hingga area The Stones Hotel – Legian Bali, Autograph Collection pada Rabu sore (15/4/2026).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi preventif yang dirancang untuk menutup celah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di tengah meningkatnya aktivitas wisatawan domestik maupun mancanegara.
Petugas melaksanakan patroli jalan kaki menyusuri sepanjang bibir Pantai Kuta, memastikan setiap sudut kawasan tetap dalam kondisi aman. Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas wisata berjalan normal, dengan lonjakan kunjungan yang tetap terkendali. Interaksi humanis turut dilakukan dengan para pedagang lokal, disertai penyampaian imbauan kamtibmas guna memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Tidak berhenti di area pantai, patroli dilanjutkan secara mobile menggunakan kendaraan operasional menyasar kawasan hotel berbintang. Di lokasi tersebut, personel berkoordinasi langsung dengan petugas keamanan internal serta melakukan pengawasan terhadap mobilitas tamu hotel. Meski terpantau ramai, situasi tetap dalam kondisi aman dan kondusif.
Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, menegaskan bahwa kehadiran aparat di pusat-pusat keramaian merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
“Patroli dialogis ini menjadi langkah preventif yang kami kedepankan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas. Kami juga terus membangun sinergi dengan pelaku usaha dan masyarakat agar tercipta sistem keamanan yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Polresta Denpasar menilai, kawasan Kuta sebagai ikon pariwisata Bali memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai potensi gangguan, mulai dari kriminalitas ringan hingga gangguan ketertiban umum. Oleh karena itu, penguatan patroli berbasis dialog dan kehadiran aktif personel menjadi kunci utama dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang aman, nyaman, dan berkelas.
Dengan intensifikasi patroli ini, diharapkan kepercayaan wisatawan terhadap keamanan Bali semakin meningkat, sekaligus memperkuat posisi sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
(Red)







