Lubuklinggau, Sumatera Selatan – Setelah tujuh hari berlalu sejak insiden tabrak lari yang menewaskan seorang pegawai Alfamart di Lubuklinggau, pihak kepolisian terus memburu pengemudi yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Korban, Muhammad Farizi, warga RT 07 Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Kerengak, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 09.20 WIB.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Bobby Kusumawardhana, melalui Kasat Lantas Polres Lubuklinggau AKP Marjuni didampingi Kanit Gakkum Ipda Anca Dinata, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
“Kendaraan pelaku tabrak lari masih belum teridentifikasi, sehingga kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Kanit Gakkum, Senin (17/2/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa arah mobil yang menabrak korban juga belum diketahui. Saat olah TKP, polisi hanya menemukan goresan pada sepeda motor korban serta helm yang jatuh di lokasi kejadian.
Hingga kini, belum ada saksi mata yang melihat kejadian tersebut. “Di dekat lokasi hanya ada satu pondok, namun penjaganya mengaku tidak berada di tempat saat kejadian. Ia baru tiba setelah peristiwa itu terjadi,” tambahnya.
Selain itu, lokasi kejadian tidak memiliki kamera CCTV karena dikelilingi hutan dan kebun karet, sehingga menyulitkan penyelidikan. Namun, polisi tetap berupaya mencari petunjuk melalui berbagai sumber, termasuk media sosial.
Korban yang diketahui masih lajang saat kejadian sedang berkendara sendirian. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memberikan perkembangan terkait penyelidikan kasus ini.
“Kami mengimbau keluarga korban untuk tetap bersabar. Satlantas Polres Lubuklinggau akan terus berusaha mencari titik terang hingga kasus ini terselesaikan,” pungkasnya.
(Erwin – Kaperwil Sumsel, Lubuklinggau, Musi Rawas)







