Tulungagung – Seorang siswi MI Unggulan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Najma Herra Ramadhani, dilaporkan hilang bersama ibunya, Eti Puspitasari, usai terseret arus air bah di wilayah Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, pada Senin (19/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Menurut Kepala Desa Samar, Rubik, peristiwa tragis tersebut terjadi akibat luapan air dari saluran gorong-gorong yang tersumbat material kayu bawaan dari atas gunung. Tidak ada jembatan kayu di lokasi kejadian, namun derasnya arus yang datang secara tiba-tiba akibat hujan lebat membuat air meluap dan menyeret korban ke dalam saluran air tersebut.
Saat kejadian, Eti tengah mengantar putrinya pulang dari madrasah dengan sepeda motor. Diduga kuat, korban tidak mampu mengendalikan sepeda saat melintas di dekat gorong-gorong yang meluap dan akhirnya terseret arus deras bercampur lumpur.

Wakil Kepala MI Unggulan Pagerwojo, Jaswadi, mengungkapkan bahwa sepeda motor korban ditemukan warga dalam kondisi tertumpuk kayu di aliran sungai, cukup jauh dari titik kejadian. Jas hujan milik korban juga ditemukan terpisah dari lokasi awal.
“Pihak MI menyerahkan sepenuhnya proses pencarian kepada Tim SAR gabungan dari BPBD Tulungagung, kepolisian, TNI, relawan, dan warga. Karena medan yang terjal dan belum sepenuhnya dijangkau, pencarian akan dilanjutkan Rabu (21/5/2025),” jelas Jaswadi, Selasa (20/5/2025).
Mantan Kepala MI Unggulan Pagerwojo, Purwo Adi, yang berada di rumah duka menyatakan bahwa medan yang sulit menjadi kendala utama tim dalam menyisir area terdalam. Meski begitu, semua pihak tetap berharap Najma dan ibunya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
“Para guru terus berdoa agar keduanya dijaga oleh Gusti Allah Ta’ala dan diberi keselamatan,” ujarnya haru.
Purwo juga mengenang sosok Eti Puspitasari sebagai ibu yang penuh semangat dalam mendampingi pendidikan anaknya. Meski harus menempuh jarak 15 km dengan medan sulit, ia tetap mengantar dan menunggu putrinya sekolah setiap hari. Saat menunggu, Eti biasa mengisi waktu dengan muroja’ah Al-Qur’an, berharap Najma kelak menjadi hafidzah.
Para guru di MI Unggulan Pagerwojo turut memohon doa dari masyarakat luas agar Eti Puspitasari binti Rohmat dan Najma Herra Ramadhani binti Irawan segera ditemukan dalam keadaan selamat, serta bisa kembali mewujudkan cita-cita mereka.
(Red)








