Lubuklinggau – Pemerintah Kota Lubuk Linggau menekankan pentingnya perencanaan yang terstruktur dan kolaboratif dalam pelayanan kepemudaan. Hal ini disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Herdawan saat membuka sosialisasi percepatan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan 2025 di Aula BPKAD, Selasa (24/6/2025).
“Pelayanan kepemudaan sudah berjalan di berbagai OPD, tapi perlu disatukan dalam satu perencanaan agar dampaknya lebih terasa. Harus terintegrasi,” ujar Herdawan.
Ia mencontohkan kegiatan di Dinas Pendidikan dan KONI yang rutin menggelar lomba, serta Dispora yang menyelenggarakan event besar seperti Wali Kota Cup. Seluruh aktivitas tersebut, katanya, perlu dikolaborasikan dalam satu arah pembangunan kepemudaan.
Pemkot saat ini tengah menyusun Draf Perwal terkait RAD Kepemudaan yang akan dimasukkan ke dalam RPJMD. Herdawan berharap, langkah ini dapat menciptakan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Kepala Dispora Lubuk Linggau, AH Ritonga, menambahkan RAD ini disusun untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), dengan sasaran usia 16–30 tahun. “Kami libatkan seluruh OPD agar program kepemudaan lebih menyeluruh dan terarah,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti 21 OPD, di antaranya Dinas Koperasi dan UMKM, Disnaker, Disperindag, Dinas Perikanan, Disdukcapil, dan Bagian Kesra.
(Erwin kaperwil sum-sel Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)








