BANYUWANGI – Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, meningkatnya tekanan terhadap independensi pers, serta berbagai persoalan yang menyentuh kebebasan jurnalistik di daerah, insan pers Banyuwangi dipanggil untuk mengambil sikap bersama.
Melalui Divisi Humas PETAKA, forum “Konsolidasi Akbar Jurnalis Se-Kabupaten Banyuwangi” resmi diinisiasi sebagai ruang terbuka, egaliter, kritis, dan bermartabat bagi seluruh wartawan lintas platform.
Forum ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah momentum sejarah. Momentum ketika wartawan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi berdiri dalam satu barisan menjaga marwah profesi.
Latar Belakang: Menguatnya Dinamika dan Tantangan Kebebasan Pers
Sejumlah peristiwa terakhir di Banyuwangi memunculkan diskursus serius tentang:
- Kesetaraan perlakuan terhadap wartawan.
- Akses yang adil dalam agenda institusi publik.
- Perlindungan terhadap independensi jurnalistik.
Kondisi tersebut memerlukan respons kolektif, bukan reaksi sporadis. Dibutuhkan konsolidasi terbuka agar sikap pers tidak terpecah, tidak terkotak-kotak, dan tidak dilemahkan oleh kepentingan tertentu.
Pers adalah pilar demokrasi. Ketika independensinya terancam, maka publiklah yang paling dirugikan.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
📍 Tempat: Wisma Perjuangan, Banyuwangi
🔗 Lokasi: https://maps.app.goo.gl/YZgBT85rZukRUx9n9
Mengundang Seluruh Insan Pers Banyuwangi
Forum ini terbuka untuk:
- Wartawan media cetak
- Wartawan media online
- Wartawan televisi
- Wartawan radio
- Jurnalis independen
Tanpa sekat organisasi. Tanpa pengkotakan. Tanpa diskriminasi.
Kehadiran setiap jurnalis adalah representasi suara publik Banyuwangi.
Forum Sikap Bersama, Bukan Ajang Seremonial
Divisi Humas PETAKA menegaskan, forum ini dirancang sebagai:
- Ruang sikap bersama – merumuskan posisi kolektif terhadap dinamika yang berkembang.
- Ruang solidaritas – memperkuat persaudaraan lintas media.
- Ruang keberanian – menegaskan bahwa wartawan tidak boleh ditekan, dibungkam, atau diatur-atur oleh kepentingan di luar koridor hukum dan etika.
“Saatnya wartawan berdiri tegak. Bukan untuk ditekan. Bukan untuk dibungkam. Apalagi diatur-atur. Tapi untuk menyuarakan kebenaran dan menjaga marwah profesi,” tegas Divisi Humas PETAKA.
Momentum Sejarah Pers Banyuwangi
Konsolidasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan pers di Banyuwangi. Ketika kebebasan jurnalistik dipertanyakan, maka jawaban terbaik adalah persatuan sikap.
Tidak ada demokrasi tanpa pers yang bebas.
Tidak ada transparansi tanpa wartawan yang independen.
Tidak ada keadilan tanpa suara yang berani.
Kehadiran Anda bukan hanya sekadar datang ke forum, tetapi menjadi bagian dari sejarah sikap pers Banyuwangi.
Divisi Humas PETAKA
~ Irawan B-News
Ganesha Abadi – Tajam Mengawal Fakta, Tegas Menjaga Marwah Pers, Bermartabat dalam Sikap.







