Tapanuli Selatan – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, meninjau langsung infrastruktur terdampak bencana banjir serta progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (28/1/2026).
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan perbaikan dan pembangunan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial yang rusak akibat bencana alam, sekaligus mengevaluasi kesiapan hunian bagi masyarakat terdampak.
Dalam peninjauan pembangunan Huntara dan Huntap, Kasum TNI didampingi oleh Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan. Letjen TNI Richard Tampubolon mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Seluruh petugas, baik prajurit TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, maupun unsur terkait lainnya telah bekerja maksimal untuk mewujudkan pembangunan hunian bagi masyarakat korban bencana,” ujar Kasum TNI.
Ia menjelaskan, lahan pembangunan telah dilakukan pemerataan dan bangunan contoh sesuai prototipe juga telah disiapkan. Meski saat ini proses pembangunan masih menunggu pengiriman material dari Pulau Jawa, proyek Huntara dan Huntap ditargetkan rampung pada 14 Februari 2026.
“Pembangunan ini bersifat dinamis, sangat bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan material. Namun seluruh pihak berkomitmen untuk mempercepat realisasi agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.
Selain meninjau lokasi pembangunan hunian, Kasum TNI beserta rombongan juga melakukan peninjauan ke dapur umum Posko Terpadu GOR Pandan, SDN Hutanabolon 2, perbaikan akses jalan, serta pembangunan Jembatan Armco yang menghubungkan Desa Hutanabolon menuju Desa Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan TNI dalam memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan tepat sasaran, cepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
(Red)







