Rejang Lebong, Bengkulu – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar SMPN 27 Kabupaten Rejang Lebong. Salah satu guru terbaik mereka, Nurul Khomariyanti (33), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di ruas Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, tepatnya di Desa Tanjung Sanai 1, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Selasa (9/9/2025) pagi.
Almarhumah merupakan guru mata pelajaran IPS yang mengabdi sejak tahun 2019, saat pertama kali menerima SK pengangkatan. Sehari-hari, Nurul dikenal ramah, rendah hati, dan dekat dengan para siswa maupun sesama guru.
Plt Kepala SMPN 27 Rejang Lebong, Muslimah, menyampaikan rasa kehilangan mendalam.
“Beliau orang baik, selalu menyapa dengan senyum, dekat dengan anak-anak dan para guru. Kami benar-benar syok ketika mendengar kabar kepergiannya,” ujarnya.
Tak hanya pihak sekolah, sahabat dekatnya juga merasa kehilangan. Feta, salah satu temannya, mengenang Nurul sebagai sosok pekerja keras, penuh dedikasi, dan penyabar.
“Semasa hidup, ia ramah, sopan santun, dan penuh kebaikan. Kami sungguh sangat kehilangan,” ungkap Feta.
Nurul Khomariyanti merupakan warga Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Saat kecelakaan terjadi, ia tengah menuju sekolah tempatnya mengajar di Desa Durian Mas, Kecamatan Kota Padang, dengan sepeda motor BG 5042 GT.
Kepergian Nurul bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi siswa yang setiap hari mendapat bimbingannya. Bagi mereka, Nurul bukan sekadar guru, melainkan sosok ibu yang sabar dan penuh perhatian.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan Kepala Desa Tanjung Sanai 1, Haris Mulyadi, korban datang dari arah Kota Lubuklinggau menuju Kota Padang. Diduga motor yang dikendarainya bersenggolan dengan mobil searah, hingga ia terjatuh ke badan jalan.
“Ketika korban jatuh, dari arah berlawanan datang mobil lain dan langsung menabraknya. Kecelakaan kedua itu membuat korban meninggal di lokasi kejadian,” jelas Haris.
Ia menambahkan, dentuman keras sempat terdengar warga sekitar saat kecelakaan terjadi. Dalam sebulan terakhir, setidaknya sudah dua kali kecelakaan terjadi di titik jalan tersebut.
Kasat Lantas Polres Rejang Lebong, AKP Wiyanto, SH, melalui Kanit Laka Ipda Ferizan Ahmad, menyebutkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Mobil beserta sopirnya sudah diamankan di Polsek PUT untuk proses hukum, dan penyelidikan terus dilakukan,” terangnya.
Salah satu warga, Yulia, mengaku kaget mendengar dentuman keras dari lokasi kejadian.
“Saat keluar rumah, kami lihat korban sudah tergeletak tak sadarkan diri. Korbannya meninggal di tempat,” ungkapnya.
Kepergian Nurul Khomariyanti meninggalkan duka mendalam. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai guru yang berdedikasi, penuh semangat, serta tulus dalam mendidik generasi muda.
(Erwin/Kaperwil Sumsel Lubuklinggau Musi Rawas Utara)








