Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah longsor di kawasan Pacet-Cangar, Kabupaten Mojokerto, yang menewaskan tujuh warga asal Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.
Ketujuh korban diketahui tengah dalam perjalanan silaturahmi menggunakan mobil Toyota Innova Reborn berwarna abu-abu saat peristiwa nahas terjadi.
Didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, serta Bupati Sidoarjo Subandi, Gubernur Khofifah melayat ke rumah duka di Desa Kloposepuluh RT 10 RW 2 pada Sabtu (5/4/2025).
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Khofifah di hadapan keluarga korban.
Ia juga memberikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menjelaskan bahwa Pemprov Jatim bersama Pemkab Mojokerto telah menggelar rapat koordinasi terkait penanganan jalan provinsi di kawasan Cangar yang menjadi lokasi longsor. Hasil rapat menyepakati langkah-langkah teknis yang akan segera diambil.
“Kami tengah menilai kemungkinan penguatan pada plengsengan kiri-kanan jalan serta pelebaran aliran sungai, agar tidak terjadi genangan air yang dapat memicu longsor di masa mendatang,” jelasnya.
Proses pembersihan jalan yang tertutup material longsor direncanakan dimulai pada 7 April 2025. Penanganan lebih lanjut akan dikoordinasikan oleh BPBD Jatim, Dinas PU Bina Marga, Dinas Sosial, dan Dinas Perhubungan.
Khofifah juga menanggapi permintaan cucu almarhum H. Wahyudi yang menyampaikan keinginan sang kakek untuk bertemu Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Insya Allah, harapan ini akan kami sampaikan kepada Bapak Prabowo. Bila memungkinkan, kami juga akan memberikan foto almarhum sebagai bentuk penghormatan,” ujarnya.
Saat ini, jalan provinsi di kawasan Cangar masih ditutup sementara. Hasil asesmen teknis akan menjadi dasar langkah rekonstruksi demi memastikan keamanan pengguna jalan.
Gubernur Khofifah turut mengapresiasi kerja keras para relawan dari Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kota Batu dalam membantu proses evakuasi dan penanganan pasca kejadian.
(Redho)