Sidoarjo – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Waru, Polres Sidoarjo dalam mengamankan dua oknum preman berkedok calo yang meresahkan di kawasan Terminal Purabaya Bungurasih.
Pengurus DPP IJEN, Ilyas, mewakili Ketua Umum, menyampaikan bahwa tindakan sigap tersebut merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Atas nama Ketua Umum DPP IJEN, kami sangat mengapresiasi kinerja Kanit Reskrim AKP A.A. Putrawan yang bergerak cepat mengamankan oknum premanisme yang kerap membuat keresahan di area terminal,” ujar Ilyas, Rabu (28/5/2025).
Ia menambahkan, respons cepat tersebut patut menjadi contoh karena hanya dalam waktu kurang dari tiga jam setelah menerima laporan, pelaku berhasil diamankan.

“Tidak sampai tiga jam setelah menerima aduan terkait aksi percobaan pemalakan terhadap penumpang bus, dua oknum preman berhasil diamankan. Ini luar biasa,” lanjutnya.
Peristiwa pemalakan itu sendiri terjadi pada Minggu, 25 Mei 2025, di pintu luar Terminal Purabaya Bungurasih. Korbannya adalah TS (30), warga Kudus, Jawa Tengah, yang hendak pulang kampung usai mengikuti kegiatan di Surabaya.
Saat itu, korban tiba-tiba didatangi oleh pria berbadan kurus, mengenakan topi dan kacamata, yang mengaku sebagai mandor bus. Pelaku kemudian memaksa dan menarik korban secara kasar, seperti layaknya aksi premanisme.
Keesokan paginya, Senin (26/5/2025), korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Waru melalui pesan WhatsApp. Mendapat laporan itu, AKP A.A. Putrawan langsung melakukan tindakan, dan berhasil mengamankan dua pelaku.
Tindakan cepat ini mendapatkan apresiasi dari banyak pihak dan dianggap sebagai langkah tegas dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya di ruang publik seperti terminal.
(Redho)







