Kutacane — Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, resmi melantik pengurus Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Tenggara masa bakti 2025–2030, Jumat (1/8/2025), di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada Ketua MPD H. Ruslan Husni, S.Ag., beserta seluruh jajaran yang dilantik. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu membawa semangat baru dalam membenahi dan memajukan kualitas pendidikan di Aceh Tenggara.
“Kami berharap pengurus MPD yang baru dapat mengemban amanah dengan baik, bekerja secara kolaboratif, dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Tenggara,” ujar Bupati.
Ia juga mengapresiasi pengurus MPD sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya selama masa tugas. Menurutnya, sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia yang berdaya saing.
Salim Fakhry menekankan pentingnya sinergi antara MPD, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif, relevan, dan inklusif. Ia mendorong MPD untuk aktif memberikan masukan strategis terhadap kebijakan pendidikan daerah.
“Pendidikan adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, keberadaan MPD sangat strategis dalam menetapkan arah kebijakan yang tepat,” katanya.
Bupati juga berharap MPD dapat segera bekerja dan menjalin komunikasi efektif dengan seluruh pihak, termasuk jajaran pemerintah kabupaten. “MPD kami harapkan menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan pendidikan di Aceh Tenggara secara menyeluruh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MPD terpilih, H. Ruslan Husni, S.Ag., menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional dan mendukung pelaksanaan program pendidikan yang selaras dengan visi pemerintah daerah
“Kami akan memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan agar pendidikan Aceh Tenggara semakin maju dan para pendidik mampu bersaing dalam hal kualitas,” ujarnya.
Ruslan juga menambahkan bahwa kebijakan pendidikan di daerah harus mampu menjawab tantangan nyata yang dihadapi sekolah dan lembaga pendidikan.
Di sela acara, Bupati turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Ia meminta agar segera dikeluarkan surat edaran terkait antisipasi dan mengajak masyarakat serta tokoh agama untuk berdoa agar hujan segera turun.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh anggota DPRK Marwan Husni, Sekretaris Daerah Yusrizal, para asisten, Ketua MPU, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tenggara Jufri RM, Kepala Dinas Pendidikan Julkifli, Kepala Badan Keuangan Syukur Karo-Karo, staf ahli bupati, serta sejumlah undangan lainnya.
(Red)








