Banyuwangi – Upaya pembangunan daerah tidak hanya ditopang oleh sektor ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan sumber daya manusia dan kepedulian sosial. Hal itu tampak dalam kegiatan donor darah yang digelar di Klinik KDS, Jl. Alisakti No.06, Rogojampi. Dengan mengusung tema “Setetes Darah Anda Sangat Berharga Bagi yang Membutuhkan”, acara ini mendapat sambutan luas dari warga sekitar.
Sejak pagi, masyarakat hadir dengan penuh antusiasme. Hasilnya, terkumpul 16 kantong darah yang nantinya akan disalurkan untuk kebutuhan medis di Banyuwangi. “Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa. Partisipasi warga menunjukkan bahwa pembangunan daerah juga lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” ujar Owner Klinik KDS, Bd. Diah Fitrianingsih.
Selain memberi manfaat besar bagi penerima, donor darah juga membawa dampak positif bagi kesehatan pendonor. Beberapa di antaranya adalah menjaga fungsi jantung, mencegah penuaan dini, membantu deteksi dini penyakit, memperbaiki kesehatan psikologis, hingga menurunkan risiko kanker. Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya aksi sosial, tetapi juga bagian dari investasi kesehatan masyarakat Banyuwangi.
Kegiatan ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Proses pendaftaran pun dibuat sederhana, cukup datang langsung ke lokasi. Untuk memperluas akses informasi, Klinik KDS juga menyiapkan layanan melalui call center dan kanal media sosial resmi, sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengetahui jadwal donor darah berikutnya.
Melalui gerakan kemanusiaan seperti ini, Banyuwangi menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga dari kesadaran kolektif warganya dalam memperkuat solidaritas sosial. Klinik KDS berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin, sehingga semakin banyak masyarakat sadar akan pentingnya donor darah sebagai sumber daya vital bagi kesehatan dan kehidupan.
Dengan langkah ini, Banyuwangi meneguhkan diri sebagai daerah yang membangun dengan pendekatan holistik: ekonomi tumbuh, infrastruktur berkembang, dan masyarakatnya semakin kuat dalam kepedulian sosial.
(Red)







