Banyuwangi – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, SE, menekankan pentingnya menjadikan momen bersejarah ini sebagai titik tolak memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kedaulatan bangsa.
Menurutnya, tema besar HUT RI tahun 2025 harus dimaknai bukan sekadar seremoni, melainkan dorongan nyata agar bangsa Indonesia mampu berdiri tegak dengan rakyat yang sejahtera dan negara yang berdaulat.
“HUT ke-80 ini harus menjadi momentum refleksi kebangsaan. Kita harus bersatu, bergotong royong, dan menjadikan semangat para pendiri bangsa sebagai teladan dalam membangun Indonesia yang lebih maju. Kesejahteraan rakyat hanya akan terwujud bila persatuan dan gotong royong tetap terjaga,” ungkap Made Cahyana kepada Media Ganeshaabadi.com (27/8/2025).
Ketua DPRD Banyuwangi menambahkan, gotong royong merupakan kekuatan sosial yang tidak boleh luntur dalam kehidupan berbangsa. Semangat itu diyakini menjadi fondasi bagi tercapainya kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan keadilan sosial.
“Gotong royong harus terus digelorakan, bukan hanya dalam konteks perayaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan persatuan dan kerukunan, kita mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka: masyarakat adil, makmur, dan berdaulat,” tegasnya.
Dorongan untuk Banyuwangi dan Indonesia Maju
Dalam kesempatan ini, Made Cahyana juga mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme. Ia menekankan bahwa daerah harus menjadi motor penggerak pembangunan yang selaras dengan tujuan nasional.
“Banyuwangi harus menjadi contoh bagaimana persatuan dan gotong royong bisa mengakselerasi pembangunan. Dari desa sampai kota, mari kita jaga kerukunan, satukan langkah, dan bersama-sama majukan daerah demi Indonesia yang semakin kuat di usia 80 tahun kemerdekaan,” pungkasnya.
(Red)







