• REDAKSI
  • KONTAK REDAKSI
  • HAK JAWAB, HAK KOREKSI dan KLARIFIKASI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • MEDIA GANESHA ABADI TENTANG KEWAJIBAN KONFIRMASI DALAM PEMBERITAAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PERATURAN INTERNAL PERUSAHAAN MEDIA
  • TENTANG KAMI
  • Visi & Misi GJLI (Gerakan Jurnalis Leader Indonesia)
  • Visi & Misi Media Nasional Ganesha Abadi
Rabu, September 2, 2026
  • Login
Ganesha Abadi
  • Home
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLRI
  • TNI
  • SOSIAL
  • Portal Berita Lainnya
    • HUKUM
    • PARIWISATA
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
  • Home
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLRI
  • TNI
  • SOSIAL
  • Portal Berita Lainnya
    • HUKUM
    • PARIWISATA
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
Ganesha Abadi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • TENTANG KAMI
  • LOGIN
Home TRENDING

Lima Faktor Tanah Adat Mudah Dikuasai Oknum Investor, Pemerintah Diminta Hentikan Pemiskinan Struktural

Redaksi <span class="verified-badge"></span> by Redaksi
Agustus 22, 2025
in TRENDING
0

Surabaya, 22 Agustus 2025 –Tanah adat yang seharusnya menjadi aset kolektif masyarakat desa kian terancam. Kenyataannya, lahan tersebut sering kali beralih ke tangan oknum investor dengan dalih investasi dan pertumbuhan ekonomi. Ironisnya, pengambilalihan itu kerap dilakukan oleh perusahaan berbadan hukum perseroan terbatas (PT) yang bahkan tidak memiliki ikatan sejarah maupun kepentingan langsung dengan tanah adat tersebut.

Menanggapi persoalan ini, Ganeshaabadi.com menghubungi Penasehat PPDI Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan, pada Jumat (22/8/2025). Ia menegaskan, setidaknya ada lima faktor utama mengapa tanah adat mudah direbut oleh oknum investor.

Pertama, status hukum tanah adat belum mendapatkan perlindungan memadai. Banyak yang tidak tercatat dalam sistem pertanahan negara, sehingga rawan dikuasai pihak luar. “UU dan regulasi agraria masih belum sepenuhnya berpihak pada hak kolektif masyarakat adat. Bahkan ketika diurus sertifikat, belum tentu diakui negara,” tegasnya.

Baca Juga  Bimbingan Humanis Satpas SIM Polresta Denpasar, Pemohon Dibekali Pemahaman Sebelum Ujian Teori

Kedua, oknum investor memanfaatkan celah hukum dengan kekuatan modal. Mereka berani membayar biaya pengurusan berapapun, hingga akhirnya banyak pihak bisa ‘dibeli’.

Ketiga, konflik internal masyarakat penggarap tanah adat sering dijadikan pintu masuk. “Begitu ada perpecahan warga, investor besar dengan jaringan politiknya bergerilya. Solidaritas pecah, perlawanan pun hilang,” jelasnya.

Keempat, keterlibatan elit daerah. Oknum bupati atau wali kota yang membutuhkan biaya politik kerap menggunakan alasan pertumbuhan ekonomi untuk melapangkan jalan investasi. Aparat daerah kemudian diarahkan untuk membantu investor.

Kelima, minimnya akses dan pemahaman masyarakat desa dalam mengurus hak tanah. Selain tidak mengerti mekanisme, mereka juga terbatas secara finansial untuk biaya sertifikasi.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 4 Lubuklinggau: Rp 300 Juta Menguap, Sekolah Tetap Rusak

KH. Imam Mawardi Ridlwan menegaskan, pola ini adalah bentuk nyata pemiskinan struktural. “Para penegak hukum wajib berpihak pada rakyat, dan haram berpihak pada pemilik modal. Bagaimana bisa tanah adat yang digarap turun-temurun oleh rakyat, tiba-tiba dikuasai pihak luar yang tidak pernah berkeringat di atas lahan itu?” ujarnya lantang.

Ia mengingatkan bahwa pengambilalihan tanah adat secara paksa akan berdampak serius terhadap keberlanjutan hidup anak cucu. Masyarakat bukan hanya kehilangan sumber pangan, tapi juga identitas dan kemandirian.

“Pemerintah harus menghentikan pola pemiskinan ini. Tanah adat adalah sumber kehidupan rakyat. Bila jatuh ke tangan oknum investor, rakyat akan tercerabut dari akarnya,” pungkasnya.

 

(Red)

Post Views: 461
Previous Post

Mengapa Tanah Adat Mudah Diambil Alih Oknum Investor

Next Post

Polres Gresik Tangkap Pria Pulau Bawean Tersangka Pencabulan Tetangga di Bawah Umur

Redaksi <span class="verified-badge"></span>

Redaksi <span class="verified-badge"></span>

Ganesha Abadi: "Menjunjung Akurasi, Menyatukan Perspektif, Menjadi Cermin Kebenaran."

Next Post

Polres Gresik Tangkap Pria Pulau Bawean Tersangka Pencabulan Tetangga di Bawah Umur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
“JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki, Warga Menunggu Kepastian

“JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki, Warga Menunggu Kepastian

September 1, 2026
Pantau Langsung Perkembangan Karhutla, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

Pantau Langsung Perkembangan Karhutla, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

September 1, 2026
Silahturahmi, Sinergi dan Akselerasi Danyonif TP 449/SH Beserta Staf dengan Plt.Bupati Sukoharjo

Silahturahmi, Sinergi dan Akselerasi Danyonif TP 449/SH Beserta Staf dengan Plt.Bupati Sukoharjo

September 1, 2026
PERKEMBANGAN TERKINI: “Kalau Mau Lawan, Ayo Secara Hukum!” — Ketua AMBB Engglek Tantang PT Misi Mulia Petronusa Buka Perlawanan Secara Gentle

PERKEMBANGAN TERKINI: “Kalau Mau Lawan, Ayo Secara Hukum!” — Ketua AMBB Engglek Tantang PT Misi Mulia Petronusa Buka Perlawanan Secara Gentle

September 1, 2026

Recent News

“JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki, Warga Menunggu Kepastian

“JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki, Warga Menunggu Kepastian

September 1, 2026
Pantau Langsung Perkembangan Karhutla, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

Pantau Langsung Perkembangan Karhutla, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

September 1, 2026
Silahturahmi, Sinergi dan Akselerasi Danyonif TP 449/SH Beserta Staf dengan Plt.Bupati Sukoharjo

Silahturahmi, Sinergi dan Akselerasi Danyonif TP 449/SH Beserta Staf dengan Plt.Bupati Sukoharjo

September 1, 2026
PERKEMBANGAN TERKINI: “Kalau Mau Lawan, Ayo Secara Hukum!” — Ketua AMBB Engglek Tantang PT Misi Mulia Petronusa Buka Perlawanan Secara Gentle

PERKEMBANGAN TERKINI: “Kalau Mau Lawan, Ayo Secara Hukum!” — Ketua AMBB Engglek Tantang PT Misi Mulia Petronusa Buka Perlawanan Secara Gentle

September 1, 2026
https://pkvgamesqqonline.com/ https://topweddinglists.com/ https://aethelmearc.net/ https://central.nasrda.gov.ng/ https://hoteljackson.com/
https://alpolac.edu.kz/learn/pkvgames/ https://alpolac.edu.kz/learn/bandarqq/ https://alpolac.edu.kz/learn/dominoqq/
https://adsii.or.id/sdm/pkvgames/ https://adsii.or.id/sdm/bandarqq/ https://adsii.or.id/sdm/dominoqq/
https://everynationeducation.org/mobileadmin/pkvgames/ https://everynationeducation.org/mobileadmin/bandarqq/ https://everynationeducation.org/mobileadmin/dominoqq/
https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/pkvgames/ https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/bandarqq/ https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/dominoqq/
https://pinktowerchildcarecentre.com/pkv/ https://pinktowerchildcarecentre.com/bandarqq/ https://pinktowerchildcarecentre.com/dominoqq/
https://smcc.or.id/stats/pkvgames/ https://smcc.or.id/stats/bandarqq/ https://smcc.or.id/stats/dominoqq/
https://aenfis.com/cloud/bandarqq/ https://aenfis.com/cloud/pkvgames/ https://aenfis.com/cloud/dominoqq/
https://unm.edu.ni/old/pkvgames/ https://unm.edu.ni/old/bandarqq/ https://unm.edu.ni/old/dominoqq/
https://cheersport.at/doc/pkv-games/ https://cheersport.at/doc/bandarqq/ https://cheersport.at/doc/dominoqq/ https://cheersport.at/about-us/
https://sigarmas.com/backup/pkv-games/ https://sigarmas.com/backup/bandarqq/ https://sigarmas.com/backup/dominoqq/
https://www.spring.edu.sg/sci/pkv-games/ https://www.spring.edu.sg/sci/bandarqq/ https://www.spring.edu.sg/sci/dominoqq/
https://cecas.clemson.edu/mobile-lab/ https://cecas.clemson.edu/amic/ https://cecas.clemson.edu/latourlabs/
https://lpm.stital.ac.id/ https://digilib.stital.ac.id/ https://pai.stital.ac.id/
https://id.pandamgadang.com/
https://gurupintar.ut.ac.id/

Browse by Category

  • DAERAH
  • EKONOMI – BISNIS
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING

Recent News

“JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki, Warga Menunggu Kepastian

“JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki, Warga Menunggu Kepastian

September 1, 2026
Pantau Langsung Perkembangan Karhutla, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

Pantau Langsung Perkembangan Karhutla, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Bersama Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

September 1, 2026
  • REDAKSI
  • KONTAK REDAKSI
  • HAK JAWAB, HAK KOREKSI dan KLARIFIKASI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • MEDIA GANESHA ABADI TENTANG KEWAJIBAN KONFIRMASI DALAM PEMBERITAAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PERATURAN INTERNAL PERUSAHAAN MEDIA
  • TENTANG KAMI
  • Visi & Misi GJLI (Gerakan Jurnalis Leader Indonesia)
  • Visi & Misi Media Nasional Ganesha Abadi

Hak Cipta ganeshaabadi.com ©2024

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • TRENDING
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • TNI
    • POLRI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
  • TENTANG KAMI
    • REDAKSI
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOGIN
    • Login
  • Login

Hak Cipta ganeshaabadi.com ©2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In