Makassar – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P., melaksanakan kunjungan kerja ke Makassar untuk meninjau kesiapan pembangunan infrastruktur strategis TNI Angkatan Udara di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Rabu (14/1/2026).
Kedatangan Wamenhan RI disambut langsung oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han. Dalam kunjungan tersebut, Wamenhan turut didampingi Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.IP, beserta para pejabat dari Kementerian Pertahanan dan Markas Besar TNI Angkatan Udara.
Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan melalui Menteri Pertahanan, terkait percepatan pembangunan dan penguatan infrastruktur pangkalan udara. Kebijakan strategis ini diarahkan untuk meningkatkan kesiapan serta kemampuan pertahanan udara nasional secara berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki nilai strategis tinggi.
Dalam agenda tersebut, Wamenhan RI menerima paparan komprehensif mengenai kondisi eksisting serta rencana pengembangan Lanud Sultan Hasanuddin sebagai salah satu pangkalan utama TNI AU di wilayah tengah Indonesia. Usai paparan, Wamenhan bersama rombongan meninjau langsung area yang dipersiapkan untuk pembangunan infrastruktur pangkalan udara.
Wamenhan RI menyampaikan apresiasi atas kesiapan Lanud Sultan Hasanuddin dalam mendukung program penguatan pertahanan udara nasional. Ia menegaskan bahwa pembangunan dan modernisasi infrastruktur pangkalan udara merupakan bagian integral dari kebijakan pertahanan negara yang dirancang secara terarah dan berkesinambungan sesuai arahan Presiden RI melalui Menteri Pertahanan.
Menanggapi hal tersebut, Danlanud Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh arahan pimpinan secara terencana, profesional, dan bertanggung jawab. Upaya ini ditujukan guna mendukung kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dalam mewujudkan postur pertahanan udara yang adaptif, modern, profesional, dan unggul, sehingga mampu merespons dinamika ancaman serta menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.
(Pen Lanud Sultan Hasanuddin)








