KOTA BEKASI – Terobosan nyata dalam pengembangan olahraga usia dini kembali hadir di Kota Bekasi. Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono secara resmi meresmikan Kota Baru Futsal Club (FC), sebuah klub pembinaan futsal berbasis sosial yang membuka akses latihan gratis tanpa biaya bagi anak-anak dan remaja di wilayah Bekasi Barat.
Peresmian ini menjadi momentum penting dalam menjawab tantangan klasik pembinaan olahraga akar rumput: keterbatasan fasilitas, biaya, dan ruang bermain yang layak.
Dari Gang Sempit Menuju Lapangan Prestasi
Ketua Umum Kota Baru FC, Iqbal Afra, menegaskan bahwa klub ini lahir dari keprihatinan sosial yang nyata di tengah masyarakat.
“Kita sering melihat anak-anak bermain futsal di gang sempit dengan keterbatasan ruang dan biaya. Kota Baru FC hadir sebagai solusi konkret agar mereka tetap bisa berkembang tanpa hambatan ekonomi,” ungkapnya.
Program pembinaan gratis ini diharapkan mampu menjadi wadah strategis untuk menjaring, melatih, dan mengembangkan talenta muda potensial dari Kelurahan Kota Baru hingga mampu bersaing secara profesional.
Dukungan Penuh Legislatif dan Pemerintah Daerah
Peresmian ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya:
- Ahmad Faisyal Hermawan
- Andi Kristanto P
- Endang Kusnadi
Dalam pernyataannya, Ahmad Faisyal Hermawan menilai kehadiran Kota Baru FC sebagai langkah progresif dan strategis.
“Ini bukan sekadar klub, tetapi investasi masa depan generasi muda. Kami siap mendukung penuh agar pembinaan ini berkelanjutan dan berdampak luas,” tegasnya.
Sementara itu, Endang Kusnadi menyampaikan optimisme tinggi terhadap manajemen klub yang dinilai mampu bergerak cepat dan terarah dalam mencetak atlet berdaya saing.
Target Nasional hingga Internasional
Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono menegaskan bahwa Kota Baru FC harus melampaui sekadar klub lokal.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Kota Baru Futsal Club resmi dibuka. Saya berharap klub ini mampu melahirkan pemain bertalenta yang bisa bersaing dari tingkat kota hingga internasional,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Kolaborasi Komunitas: Ngopi Broo Turut Ambil Peran
Semangat kolaborasi juga terlihat dari kontribusi Komunitas Ngopi Broo yang turut memeriahkan acara. Hadirnya tokoh komunitas seperti Hasanudin Mega dan Yoga Satria menunjukkan dukungan nyata masyarakat terhadap gerakan pembinaan ini.
Melalui aksi sederhana namun bermakna, komunitas tersebut menyediakan kopi gratis bagi tamu undangan dan para orang tua, menciptakan suasana hangat dan inklusif dalam momentum bersejarah tersebut.
Langkah Awal Menuju Ekosistem Olahraga Inklusif
Kehadiran Kota Baru FC menjadi simbol harapan baru: bahwa keterbatasan ekonomi bukan lagi penghalang bagi anak-anak untuk bermimpi besar di dunia olahraga.
Dengan dukungan pemerintah, legislatif, dan komunitas, klub ini berpotensi menjadi model pembinaan futsal berbasis sosial yang bisa direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.
(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)









