Jakarta – Antusiasme pengunjung memuncak pada hari ketiga gelaran Persit Bisa 2 yang berlangsung di Balai Kartini. Salah satu titik yang paling ramai diserbu adalah Booth 46 milik PD XXII/Tambun Bungai, yang menampilkan keindahan produk khas Kalimantan melalui UMKM Sasirangan Todak.
Mengusung brand Kirana Sasirangan Todak, booth ini menghadirkan beragam produk unggulan seperti jaket, kemeja, hingga kain Sasirangan dengan motif autentik yang dipadukan sentuhan desain modern. Perpaduan nilai tradisional dan gaya kekinian tersebut sukses mencuri perhatian, baik dari pecinta fashion maupun pengunjung umum.
Keikutsertaan pelaku UMKM Sasirangan Todak dalam ajang ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar sekaligus memperkenalkan warisan budaya Kalimantan ke panggung nasional. Kain sasirangan yang sarat makna filosofis kini tampil lebih adaptif dan relevan di tengah perkembangan tren industri kreatif.
Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini mencerminkan komitmen Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan penguatan sektor UMKM. Melalui semangat “berkarya dan menginspirasi”, Persit membuka ruang kolaborasi yang produktif, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai identitas bangsa.
Partisipasi aktif dan respons positif pengunjung menjadi indikator bahwa produk lokal berbasis kearifan budaya memiliki daya saing tinggi, bahkan di tengah gempuran produk modern. Booth PD XXII/Tambun Bungai pun menjadi bukti nyata bahwa inovasi berbasis tradisi mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus kebanggaan nasional.
(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)








