Lubuklinggau, Sumsel – Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmad Hidayat, M.I.Kom., menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari (BS) Lubuklinggau dalam acara Sidang Terbuka Senat STAI BS yang digelar di Ballroom Hotel Grand Zuri Lubuklinggau, Kamis (23/10/2025).
Sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga pendidikan tinggi di Kota Lubuklinggau, khususnya STAI BS, Rachmad Hidayat—yang akrab disapa Yopi Karim—mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh lulusan.
“Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau, saya mengucapkan selamat kepada para sarjana yang diwisuda. Semoga ilmunya bermanfaat dan dapat berkontribusi bagi pemerintah serta masyarakat, khususnya dalam mewujudkan visi ‘Linggau Juara’ — maju kotanya, sejahtera warganya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rachmad Hidayat juga mengumumkan pemberian hibah tanah seluas 15 hektar kepada STAI Bumi Silampari sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap perkembangan kampus yang kini telah berusia 31 tahun.
“Seharusnya STAI BS Lubuklinggau ini sudah bertransformasi menjadi universitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan semua pihak, terutama Pemkot Lubuklinggau, sangat penting agar lembaga pendidikan ini terus berkembang.
“Sudah sepantasnya STAI BS mendapatkan dukungan konkret dari semua stakeholder,” tambahnya.
Rachmad Hidayat juga menyinggung bahwa wilayah Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang secara pembangunan tidak lebih maju dari Lubuklinggau, sudah memiliki perguruan tinggi negeri. Karena itu, ia berharap STAI BS dapat segera bertransformasi menjadi universitas.
Sementara itu, Ketua STAI BS Lubuklinggau dua periode, Ngimadudin, S.Ag., M.H., dalam pidatonya melaporkan bahwa STAI BS kini memiliki enam program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Hukum Tata Negara (HTN), Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta Manajemen Bisnis Syariah (MBS).
Insyaallah SK program pascasarjana segera keluar. Saya juga tengah berjuang agar STAI BS dapat bertransformasi menjadi institut, namun masa kepemimpinan saya berakhir dan akan dilanjutkan oleh Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I.,” ujarnya.
Ngimadudin juga sempat memohon bantuan tambahan kepada Wali Kota Lubuklinggau.
“Kami sangat berterima kasih atas hibah tanah 15 hektar. Namun, kami juga memohon bantuan ruang kelas baru. Kalau ada dana satu miliar rupiah yang belum terpakai, jadilah satu gedung baru,” ucapnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Dengan suara bergetar, Ngimadudin juga berpamitan karena masa jabatannya akan berakhir pada 29 Oktober 2025.
Acara wisuda turut dihadiri oleh Wakor Kopertais Wilayah VII Prof. Arrozak, M.A., Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmad Hidayat, M.I.Kom., perwakilan Bupati Musi Rawas Agus Susanto, AP, M.AP., Anggota DPRD Lubuklinggau Rinaldi Effendi, SP, perwakilan Dandim 0406, Polres Lubuklinggau, Kemenag, serta Yayasan Pembina Pendidikan Tinggi Bumi Silampari Musi Rawas yang diwakili Rehal Ikmal, SH, M.Si, dan tamu undangan lainnya.
(Erwin)







