Jakarta – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R menutup secara resmi Open Karate Tournament Piala Panglima TNI Tahun 2025 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Minggu (21/9/2025). Turnamen karate tingkat nasional ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI yang akan jatuh pada 5 Oktober 2025.
Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, disampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Pusat, panitia penyelenggara, serta para atlet yang telah bertanding dengan semangat juang tinggi.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan nilai juang yang menjadi karakter prajurit TNI,” ujarnya.
Panglima TNI menegaskan, kejuaraan ini menjadi bagian penting dari HUT ke-80 TNI sekaligus bukti komitmen TNI dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. “TNI selalu berperan aktif, baik melalui pembinaan olahraga internal maupun dukungan terhadap event kompetitif yang sehat dan membangun,” tambahnya.
Dalam kejuaraan ini, sejumlah atlet terbaik berhasil meraih prestasi gemilang. Untuk kategori Best of the Best, juara putra diraih Ahmad Dias dari Mulawarman Karate Team dan juara putri dimenangkan Nur Anissa Rahim dari Inkado Sulsel. Di kategori Junior, Muhammad Arief Saprudin (putra) dan Ridwan Fitri Rivela (putri) dari Mulawarman Karate Team keluar sebagai juara.
Kategori Under 21 dimenangkan Muhammad Fadli Fauzan (putra) dari Mulawarman Karate Team dan Michelle Fianti (putri) dari Inkado Sosa. Sedangkan di kategori Senior, juara putra diraih Gordolinda Utagao dari Mulawarman Karate Team, sementara juara putri jatuh kepada Honda Vanesela Familiasanta dari Inkai Kartim. Selain itu, Sandi Firmansa dan Yeshinta Banurea dari Mabesad juga turut mengharumkan nama TNI dengan raihan prestasi.
Untuk Juara Umum Teknik Power, posisi pertama diraih Karate Bhayangkara Presisi dari Mabes Polri, disusul Garuda Teknikade dari Mabesad di posisi kedua, dan Kodam XIV Hasanuddin di posisi ketiga. Adapun gelar Juara Umum Open Tournament berhasil dibawa pulang Mulawarman Karate Team, diikuti Inkai Sosa sebagai juara kedua, serta Inkanes Kaltim di peringkat ketiga.
Dengan berakhirnya turnamen ini, Balikpapan mencatat sejarah sebagai tuan rumah kejuaraan karate terbesar di Indonesia. Ajang ini sekaligus menjadi wadah lahirnya atlet bermental juara, yang meneguhkan nilai persatuan, disiplin, dan pantang menyerah—nilai luhur yang selalu dijunjung TNI lintas generasi.
Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi








