Boyolali — Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung percepatan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Selasa (13/01/2026).
Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 09/Sawit Kodim 0724/Boyolali, Lettu Inf Aan Hanafi, sebagai bentuk nyata peran TNI dalam mengawal program pemberdayaan ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan.
Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan KDMP yang dirancang sebagai motor penggerak ekonomi desa, sekaligus wadah penguatan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat berbasis koperasi.
Dalam sambutannya, Lettu Inf Aan Hanafi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan KDMP sangat ditentukan oleh sinergi lintas sektor, mulai dari aparat kewilayahan, pengurus koperasi, hingga partisipasi aktif masyarakat desa.
“Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini harus dikawal bersama. TNI siap mendukung dan mengawasi agar pelaksanaannya berjalan tepat waktu, berkualitas, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Lettu Inf Aan Hanafi.
Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai fondasi utama dalam membangun koperasi yang kuat, sehat, dan berkelanjutan. Menurutnya, koperasi desa bukan hanya sarana usaha, tetapi juga instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Pembangunan KDMP Desa Karangduren dinilai sebagai langkah visioner yang sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong produktivitas warga, membuka peluang usaha baru, serta menciptakan pusat ekonomi desa yang inklusif dan berdaya saing.
Kegiatan peletakan batu pertama berlangsung aman, tertib, dan lancar, berkat koordinasi yang solid antara Koramil 09/Sawit, pengelola KDMP, serta dukungan penuh masyarakat Desa Karangduren yang turut hadir dan berpartisipasi aktif.
Dengan dimulainya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini, Desa Karangduren diharapkan mampu menjadi contoh sukses pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan di Kabupaten Boyolali, sekaligus memperkuat peran desa sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.
(Red)







