Muratara, Sumatera Selatan – Penyidikan kasus penembakan sopir dam truk batu bara yang terjadi di Jalan Houling Gorbi PT Erm KM 8, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, terus bergulir. Hingga Sabtu (5/7/2025), tim penyidik Satreskrim Polres Muratara telah memeriksa tiga orang saksi untuk mengungkap pelaku penembakan.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Senin pagi, 30 Juni 2025 sekitar pukul 08.40 WIB. Korban, seorang sopir dam truk, mengalami luka tembak di bagian bokong kiri dan kini dirawat intensif di RSUD Rupit.
Saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (4/7/2025), Kapolres Muratara AKBP Randy Surya Aditama melalui Kasat Reskrim Iptu Nasirin membenarkan pihaknya telah memeriksa tiga saksi.
“Iya, pelaku masih dalam pengejaran. Saat ini kami fokus pada pengumpulan bukti dan pemeriksaan tambahan terhadap saksi-saksi,” ungkap Iptu Nasirin.
Ia menambahkan, pihaknya juga masih menunggu hasil visum korban sebagai alat bukti pendukung sebelum gelar perkara lanjutan dilakukan.
“Kami terus melengkapi berkas dengan keterangan saksi tambahan dan hasil visum. Ini bagian dari proses penyelidikan,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, pelaku penembakan diduga bernama Arsah. Insiden ini diduga dipicu perselisihan antara korban dan Arsah sehari sebelum kejadian, akibat kemacetan kendaraan di jalur houling yang berujung pada adu mulut.
“Kita akan berusaha secepat mungkin mengungkap kasus penembakan sopir dam truk batu bara ini,” tegas Nasirin.
(Erwin, Kaperwil Sumsel/Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)







