GENTENG – Dalam rangka memperingati HUT RI Ke-79 SMP Negeri 3 Genteng kembali menunjukkan kebolehannya dalam Karnaval Pawai Budaya 2024 yang diselenggarakan oleh Kecamatan Genteng pada Rabu (28/08/2024).

Dengan mengusung tema “Pawai Budaya 2024 Nusantara Baru Indonesia Maju”, ratusan siswa sekolah tersebut tampil memukau dengan berbagai atraksi seni dan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Pawai yang dimulai dari Lapangan Kecamatan Genteng ini melibatkan kelompok peserta dari berbagai instansi dan sekolah. SMP Negeri 3 Genteng tampil menonjol dengan keberagaman busana unik tradisional dan pertunjukan koreografi daerah yang memikat perhatian penonton. Para siswa mengenakan kostum warna-warni yang menambah semarak suasana pawai.
Sofiyan selaku awak media setempat, menyatakan rasa bangganya terhadap partisipasi para siswa dalam acara ini. “Kami selalu mendukung kegiatan seperti ini karena dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya tanah air serta memperkuat kebersamaan di antara siswa,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat pun terlihat sepanjang rute pawai yang melintasi jalan-jalan utama Kecamatan Genteng. Warga yang berjejer di sepanjang jalan tampak bersemangat menyaksikan beragam penampilan yang dibawakan oleh para peserta.
Aksi para siswa SMP Negeri 3 Genteng, terlihat ketika membawa spanduk bertuliskan “Dirgahayu Indonesia Ke-79” dan lambang burung garuda serta membawa foto kedua presiden RI yang berhasil mendapatkan apresiasi meriah dari para penonton.
Selain untuk memperingati HUT RI Ke-79, Pawai Budaya 2024 ini menjadi ajang unjuk kreativitas bagi para siswa Kecamatan Genteng untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya lokal. Partisipasi aktif dari SMP Negeri 3 Genteng menunjukkan semangat mereka dalam melestarikan kekayaan budaya nusantara.
Dengan penampilan yang energik dan penuh semangat, SMP Negeri 3 Genteng berhasil memberikan kontribusi positif dalam menyemarakkan Pawai Budaya 2024 Kecamatan Genteng, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.
(Red/Sofiyan)