Musi Rawas, Sumsel – Sikap yang diduga tidak profesional dan jauh dari etika ditunjukkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas, Edwar Zuliyar, saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (8/11/2025).
Peristiwa ini bermula ketika sejumlah wartawan mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Musi Rawas pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangan mereka bertujuan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan ketidakdisiplinan seorang ASN di Puskesmas Air Beliti bernama Amri Gunawan, yang disebut-sebut jarang masuk kerja dan bahkan dikabarkan gajinya sempat dihentikan.
Kantor Terlihat Sepi Saat Jam Kerja
Setibanya di lokasi, awak media justru mendapati kondisi kantor Dinas Kesehatan dalam keadaan sepi, padahal saat itu masih dalam jam kerja. Situasi ini memperkuat dugaan adanya persoalan kedisiplinan di lingkungan instansi tersebut.
Upaya untuk mengonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan tidak berhasil karena yang bersangkutan tidak memberikan respon.
Sekretaris Beri Tanggapan Tak Patut
Selanjutnya, wartawan mencoba menghubungi Sekretaris Dinkes, Edwar Zuliyar, melalui sambungan telepon. Namun tanggapan yang diberikan dinilai tidak pantas dan jauh dari etika seorang pejabat publik
“Siapa yang bilang kantor ini kosong, staf saya ada. Saya ini lagi istirahat, ditelpon dari BKPSDM dimarahi. Buka oi pintu ini!” ujarnya dengan nada tinggi yang terdengar memerintah stafnya.
Tak berhenti di situ, Edwar juga mengeluarkan pernyataan yang dianggap tidak layak diucapkan oleh seorang aparatur sipil negara.
“Terserah kau lah, aku ini pening gilo ngurus urusan negara ini. Aku sebentar lagi pensiun, jadi katek wartawan dak tau dengan aku,” katanya dengan nada tinggi.
ASN Diharapkan Jaga Etika dan Profesionalisme
Sikap yang ditunjukkan oleh Edwar Zuliyar dinilai tidak mencerminkan perilaku yang baik dari seorang ASN, terlebih ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan yang seharusnya menjadi contoh dalam bersikap profesional dan beretika, terutama saat berhadapan dengan media.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Dinas Kesehatan Musi Rawas terkait dugaan kekosongan kantor dan masalah kedisiplinan ASN tersebut.
(Erwin)







