Tulungagung — Di Desa Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berdiri SD Islam Al Azhaar yang sejak tahun 2000 dikenal sebagai sekolah dengan pendidikan karakter kuat. Setiap tahun, sekolah ini mengadakan tradisi sungkeman untuk menanamkan nilai adab dan akhlak mulia kepada murid-muridnya.
Pada Sabtu (26/04/2025), sebanyak 140 murid kelas enam bersama 200 wali santri mengikuti prosesi sungkeman di Hall Utama Pesantren Al Azhaar. Tradisi ini dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren Al Azhaar, KH Imam Mawardi Ridlwan, yang menegaskan bahwa sungkeman menjadi wujud pembinaan karakter dan pembelajaran budi pekerti luhur.

Dalam pelaksanaannya, para santri duduk bersimpuh di depan orang tua mereka, memohon restu dan ridho. Suasana penuh haru mewarnai acara, memperlihatkan kedekatan emosional yang terjalin antara anak dan orang tua.
Kepala Sekolah SD Al Azhaar, Gatot Sutrisno, menjelaskan bahwa momen ini mempererat hubungan batin antara santri dan orang tua. Melalui sungkeman, anak-anak diajak untuk menumbuhkan rasa hormat, rasa terima kasih, serta memahami pengorbanan orang tua.

KH Imam Mawardi Ridlwan menambahkan bahwa tradisi ini adalah bagian dari misi Al Azhaar untuk membentuk generasi yang cerdas akademis sekaligus luhur dalam akhlak. “Al Azhaar Tulungagung membentuk generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga beradab,” tegasnya.
Tradisi ini mendapat sambutan positif dari para wali santri. Salah satunya, H. Wahyudi, mengungkapkan rasa bangganya. “Sungkeman menjadi momen spiritual yang menguatkan doa dan harapan kami agar anak-anak selalu berbakti kepada orang tua,” ujarnya.
Ketua Komite SD Al Azhaar, H. Su’ud, juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
(Red)









alhamdulillah, semoga menjadi bekal terbaik bagi anak-anak bangsa yang sholih