Lubuklinggau – Personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor melaksanakan latihan Detasemen 45 Anti Anarkis di Lapangan Apel Mako Batalyon B Pelopor, Senin (11/8/2025).
Latihan dipimpin Danton 4 Kompi 2 Batalyon B Pelopor Ipda Riyanto, S.H. selaku instruktur, yang memberikan materi Den 45 Anti Anarkis agar pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara profesional.
Danyon Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor AKBP Andiyano, S.K.M., M.H. menjelaskan, latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan anggota, khususnya dalam penanganan aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis.
“Kemampuan anti anarkis merupakan salah satu keahlian yang dimiliki Korps Brimob Polri. Tujuannya adalah menghadapi kerusuhan massa guna memelihara keamanan, ketertiban masyarakat, dan penegakan hukum,” ujar AKBP Andiyano.
Ia menambahkan, latihan ini diharapkan membuat personel memahami tugas dan peranannya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Latihan juga penting untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental, mengingat keterampilan Anti Anarkis wajib dimiliki setiap anggota Brimob.
“Materi latihan disesuaikan dengan panduan terbaru dari Korbrimob Polri yang mengacu pada perkembangan situasi terkini. Tujuannya untuk meminimalisir kesalahan prosedur sekaligus menyesuaikan dengan dinamika di lapangan,” jelasnya.
AKBP Andiyano juga menyampaikan bahwa beberapa personel Batalyon B Pelopor telah mengikuti pendidikan pengembangan Penyelesaian Konflik Sosial Secara Humanis (PKSSH) di Pusdik Brimob Watukosek, Jawa Timur.
“Ilmu yang diperoleh dari pendidikan tersebut langsung diturunkan kepada seluruh anggota Satbrimob Polda Sumsel,” pungkasnya.
(Erwin)







