Banyuwangi – Ganeshaabadi.com | Kedatangan presiden Joko widodo di kabupaten Banyuwangi, yang bertempat di Desa Genteng Kulon, Kecamatan genteng menjadi sorotan publik, persiapan di segala sisi guna memberikan penyambutan yang maksimal oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Hal tersebut terlihat sibuknya pekerja pemasangan paving di sentral jalan masuk RTH maron yang akan di pergunakan sebagai tempat utama kedatangan presiden RI.
Namun justru kegiatan proyek paving yang spontan tersebut menjadi pertanyaan beberapa kalangan aktivis Pengiat lingkungan hidup, pasalnya, di arek lokasi pemasangan paving tersebut tidak terpampang nama kegiatan proyek.
Menurut Masruri bahwa paving tersebut produk dari dinas PU CKPP kabupaten Banyuwangi yang di kerjakan secara urgent. Selasa (26/12/2023)
“Saat kami pertanyakan paving tersebut dari mana anggarannya justru para pekerja mengaku tidak mengetahui dan memang seperti ini adanya,” kata Masruri dari Banyuwangi Corruption Watch (BCW)
Lebih lanjut Masruri menyampaikan” apakah memang harus demikian, ketika ada kedatangan penjabat maka pihak dinas terkait serta merta melakukan perbaikan mendadak sedangkan kondisi sebelumnya biasa biasa saja. Sungguh miris. Semua di lakukan hanya sekedar menjaga nama image di depan seorang pemimpin, bahkan pekerjaannya pun di sulap super cepat,”terangnya
Terpantau di area pekerjaan paving berlangsung, Beny selaku kepala UPTD Genteng menyampaikan bahwa itu anggaran emergency.
“Ini kegiatan emergency dan tidak mengetahui anggaranya. Lebih tepatnya silahkan tanyakan kepada pak Komang,” jelas beny,
(Team/Red)