Lamongan – Pondok Pesantren Krapyak yang terletak di Dusun Mayong, Desa Sidomlangean, Kecamatan Kedungpring, Lamongan kembali menggelar pengajian rutin Selapan Malam Sabtu Wage, Jumat malam (15/5/2025). Kegiatan yang digelar setiap 35 hari ini dihadiri oleh ratusan jamaah, dengan jumlah mencapai lebih dari 600 orang.
Yang istimewa, pengajian ini selalu dihadiri oleh Habib Ubaidillah Al Habsy, Khodim Majlis Al Muwasholah Jawa Timur. Kehadiran beliau membawa suasana penuh keberkahan dan kebahagiaan bagi para jamaah.
Pengajian dimulai bakda salat Isya dengan lantunan sholawat yang dibawakan Tim Hadroh Al Muhibbin dari Kabupaten Lamongan. Suasana khusyuk dan penuh semangat menyelimuti seluruh peserta yang hadir.

Dalam tausiyahnya, Habib Ubaidillah Al Habsy menyampaikan materi seputar ibadah haji, manfaat, dan hikmahnya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan agar memperoleh predikat haji mabrur. Selain itu, beliau juga menyinggung tentang ibadah kurban yang akan segera datang, serta keutamaan dan pahala yang menyertainya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar, KH. Imam Mawardi Ridlwan, turut memberikan nasihat spiritual. Ia menjelaskan bahwa meskipun belum mampu menunaikan ibadah haji, umat Islam masih bisa meraih pahala yang setara. Caranya adalah dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah, lalu berdzikir atau membaca Al-Qur’an hingga matahari terbit (syuruq), kemudian dilanjutkan dengan salat dua rakaat.
“Yang melakukan amalan ini akan mendapatkan pahala seperti berhaji, sempurna, sempurna, sempurna,” ungkap Abah Imam.
Ia juga menekankan bahwa rutinan Sabtu Wage ini bukan hanya sebagai wadah menimba ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah melalui lantunan sholawat.
Pengajian rutin Selapan Malam Sabtu Wage ini menjadi sarana penting dalam memperkuat spiritualitas masyarakat serta menjaga tradisi keislaman di tengah masyarakat Lamongan.
(Red)







