Surabaya – Sertifikasi Pembimbing Haji Profesional resmi menjadi program unggulan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Jawa Timur. Hal ini disampaikan Sekretaris PW IPHI Jatim, KH. Imam Mawardi Ridlwan, dalam sambutannya pada pelantikan PD IPHI Kota Mojokerto.
PW IPHI Jatim telah bekerja sama dengan UIN SATU Tulungagung sebagai instruktur dan asesor, serta telah mendapatkan izin dari Kanwil Kemenag Jatim. Program sertifikasi ini dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Agustus 2025.
KH. Imam Mawardi menegaskan bahwa sertifikasi ini penting bagi para pembimbing haji agar memiliki legalitas dan kompetensi yang sesuai dengan standar pemerintah. “Tanpa sertifikat, tidak boleh menjadi pembimbing haji,” ujarnya.

Ia merinci empat poin penting dari program ini:
1. Memberikan bekal kompetensi kepada pembimbing haji sesuai standar nasional.
2. Menjadi syarat utama bagi calon petugas haji.
3. Menjadi syarat bagi instruktur manasik haji, baik yang diadakan oleh Kemenag maupun pihak lain.
4. Menjadi syarat pendirian Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), di mana wajib ada pengurus yang memiliki sertifikat pembimbing haji.
Sejak diluncurkan, antusiasme terhadap program ini cukup tinggi. Hingga Minggu (4/5/2025), tercatat sudah ada 34 orang yang mendaftar. Pendaftaran dapat dilakukan melalui WhatsApp ke nomor +62 812-5299-2492.
“Menjadi petugas haji adalah dambaan banyak orang. Berkhidmat kepada jamaah calon haji adalah berkah,” tutup KH. Imam Mawardi.
(Red)








الحمد لله رب العالمين
InsyâAllâh tahun ini saya siap sewaktu waktu jadi petugas /pembimbing sudah bersertifikat . Karena kemarin belum punya sertifikat pembimbing jama’ah hajji, maka saya tidak jadi diikutkan sebagai petugas tahun ini.