Takalar, 31 Januari 2025 – Masyarakat Desa Ujung Baji, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kondisi jalan utama yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama puluhan tahun.
Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga ini dipenuhi lubang dan lumpur, membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh. Ketua Umum Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP), Oshi Ekayama, menyoroti kondisi ini dan menyayangkan sikap Kepala Desa Ujung Baji, yang dinilai tidak peduli meskipun telah menjabat tiga periode.
“Jalan ini satu-satunya akses bagi warga, termasuk pelajar yang harus menempuh puluhan kilometer untuk ke sekolah. Sayangnya, selama tiga periode kepemimpinan kades, tidak ada perbaikan sama sekali. Bahkan penerangan jalan pun tidak ada,” ungkap Oshi.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa seharusnya bertanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan warganya, termasuk infrastruktur jalan. Namun, tidak ada upaya nyata yang dilakukan oleh kepala desa untuk melaporkan kondisi ini kepada pemerintah kabupaten.
“Kami tidak berharap lagi kepada kepala desa. Kami menuntut Bupati Takalar segera turun tangan dan memprioritaskan perbaikan jalan di Desa Ujung Baji. Jika tidak, kami akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat,” tegasnya.
Masyarakat kini berharap ada langkah konkret dari pemerintah kabupaten agar akses jalan yang selama ini diabaikan dapat segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan warga.
(Dirman Dg. Mile/Melaporkan)








