Jeneponto, 9 Juni 2025 – PT Bosowa Energi bersama PT Jasa Rekayasa Mandiri menggelar pertemuan kolaboratif bertajuk “Pemeliharaan Peralatan Kontrol sebagai Solusi Efisiensi Anggaran di Pembangkit Listrik” sebagai langkah inovatif dalam mendukung efisiensi energi nasional.
Bertempat di ruang rapat utama PT Bosowa Energi, Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, forum strategis ini dihadiri oleh jajaran manajemen operasional PT Bosowa Energi serta akademisi dan pakar teknis dari PT Jasa Rekayasa Mandiri dan Universitas Wira Bhakti Makassar.
Hadir dari Bosowa Energi antara lain M. Hari Wibowo (Manager Operasional Eksisting), Tri Hendro Wahyono (Manager HAR Eksisting), Ansar Lily (Spv Rendal Operasi Eksisting & Ekspansi), Pratama (Spv HAR Eksisting), dan Badaruddin (Spv HAR Ekspansi). Sementara dari PT Jasa Rekayasa Mandiri turut hadir Direktur Dr. Ir. Bahrun Borahima dan GM Dr. Ir. Affandy Agusman Aris beserta tim ahli.

Dr. Bahrun memaparkan bahwa pemeliharaan peralatan kontrol merupakan isu strategis dalam tata kelola aset pembangkit dan efisiensi energi nasional. Ia menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari corrective maintenance ke predictive dan condition-based maintenance agar efisiensi anggaran bersifat berkelanjutan.
Manager HAR Eksisting PT Bosowa Energi, Tri Hendro Wahyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem kontrol berbasis data real-time guna mendeteksi gangguan sejak dini. Inovasi ini berhasil menurunkan potensi downtime dan meningkatkan stabilitas pasokan listrik regional.
“Pemeliharaan kini disusun berdasarkan data historis performa alat dan pendekatan analitik. Teknologi sensor dan AI sederhana dimanfaatkan untuk membaca kondisi aktual peralatan,” ujarnya.
Strategi ini menjadi bagian dari adaptasi Bosowa Energi terhadap transformasi industri 4.0, dengan tetap menjunjung prinsip keberlanjutan, keselamatan operasional, dan efisiensi ekonomi.
Pertemuan ditutup dengan peninjauan langsung ke sistem kontrol PLTU Jeneponto oleh tim PT Jasa Rekayasa Mandiri, didampingi oleh Spv Rendal Operasi Ansar Lily dan staf, serta sesi foto bersama sebagai simbol sinergi lintas sektor.
(Red)








