Musi Rawas, Sumsel — Proyek pembangunan jalan rabat beton sepanjang 262 meter di Kelurahan B Srikaton (RT 15 & 17), Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, menuai sorotan tajam. Meski baru selesai, kondisi jalan sudah terkelupas dan rusak parah, memicu kekecewaan warga.
Proyek ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Kelurahan 2025 sebesar Rp 173.714.000, dengan pelaksana Pokmas Mandiri.
Pak Yono, warga RT 15, mengungkapkan frustrasinya:
“Jalan ini baru selesai dibangun belum satu bulan, tapi kondisinya sudah seperti ini. Sudah terkelupas semua dari ujung ke ujung!”
Ia menambahkan dengan nada sarkas:
“Mungkin adukannya satu-satu. Sebenarnya saya sangat kecewa dengan bangunan ini, tapi kita kan orang kecil hanya bisa menerima saja. Untung dibangun.
Yono juga menyebut bahwa pengerjaan dilakukan oleh warga lokal, termasuk Pak Haji ‘Totok’.
Pantauan media di lapangan memperkuat keluhan warga. Permukaan semen di banyak titik sudah terkelupas, material koral terlihat lepas dari adukan semen, menandakan kualitas campuran yang buruk.
Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek tidak sesuai spesifikasi teknis. Dengan anggaran sebesar Rp 173 juta, masyarakat khawatir dana publik terbuang sia-sia untuk infrastruktur yang tidak akan bertahan lama.
Erwin, Kaperwil Sum-Sel Lubuklinggau Musi Rawas Utara








