Lubuklinggau, Sumatera Selatan — Proyek pembangunan jalan menuju Rumah Potong Hewan (RPH) di RT 08, Kelurahan Joko Boyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, yang menelan anggaran ratusan juta rupiah dari APBD 2025, menuai sorotan tajam.
Pantauan di lapangan pada Rabu (8/10/2025) menunjukkan adanya genangan air di beberapa titik jalan yang baru selesai dibangun. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga terkait kualitas pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, terutama pada aspek ketebalan dan sistem drainase.
Jon, salah satu warga Kota Lubuklinggau, berharap agar proyek infrastruktur tidak dikerjakan asal-asalan.
“Kami ingin jalan ini dibangun secara profesional, sesuai spesifikasi teknis. Jangan sampai baru hitungan hari sudah rusak. Sayang uang rakyat kalau begini,” ujarnya kepada awak media.
Proyek tersebut berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait kualitas pekerjaan maupun dugaan penyimpangan teknis.
Warga meminta agar pemerintah meningkatkan transparansi dan pengawasan terhadap setiap proyek yang menggunakan dana publik. Mereka khawatir proyek bernilai ratusan juta ini justru menjadi cerminan lemahnya tata kelola infrastruktur daerah.
(Erwin)








