Denpasar — Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran Polresta Denpasar menunjukkan kesiapsiagaan penuh dengan menggelar Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah strategis dalam memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.
Sebanyak 183 personel resmi disiagakan dalam operasi pengamanan yang dirancang secara terukur, terkoordinasi, dan berbasis pendekatan humanis. Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kabagops Polresta Denpasar Polda Bali, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, S.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolresta Denpasar.
Dalam amanat Kapolresta yang dibacakan, ditegaskan bahwa May Day bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum konstitusional bagi kaum buruh untuk menyampaikan aspirasi. Oleh sebab itu, kehadiran Polri di lapangan dipastikan bukan sebagai pembatas, melainkan sebagai pengawal demokrasi yang menjamin kebebasan berekspresi tetap berjalan dalam koridor hukum.
“Kedepankan pendekatan humanis melalui langkah preemtif dan preventif. Senyum, sapa, dan salam adalah fondasi pelayanan. Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tegas amanat tersebut.
Lebih lanjut, seluruh personel diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk upaya provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Setiap anggota diwajibkan menjaga profesionalitas, tidak terpancing emosi, serta bertindak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Pengamanan May Day tahun ini juga menitikberatkan pada sinergitas lintas sektor. Kolaborasi antara Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya menjadi faktor kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Selain aspek keamanan, Polresta Denpasar turut memastikan kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya dalam pengaturan arus lalu lintas dan pencegahan gangguan ketertiban umum selama berlangsungnya kegiatan.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan sekaligus menjamin hak demokratis masyarakat.
“Dengan kesiapan matang dan pendekatan humanis, kami optimistis peringatan May Day 2026 di wilayah hukum Polresta Denpasar dapat berlangsung aman, tertib, dan damai,” ujarnya.
Polresta Denpasar menegaskan satu komitmen utama: menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan, demi terciptanya ruang demokrasi yang sehat, tertib, dan bermartabat.
(Redaksi)








