Denpasar — Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan jajaran kepolisian. Kali ini, personel Polsek Denpasar Barat menyasar pusat keramaian wisata belanja, yakni Krisna Oleh-Oleh Bali, dalam kegiatan Patroli Sambang Kamtibmas.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pawas Polsek Denpasar Barat, IPTU Ade Hary Minggana, S.H., yang mewakili Kapolsek. Dalam patroli ini, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga aktif memberikan edukasi langsung kepada pengunjung, karyawan, hingga petugas keamanan setempat.
Sejumlah imbauan strategis disampaikan kepada masyarakat, terutama terkait keselamatan berkendara. Pengunjung diingatkan untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, kewaspadaan terhadap barang bawaan menjadi perhatian utama untuk mencegah potensi tindak pencurian di area yang ramai.
Petugas juga menekankan pentingnya parkir kendaraan secara tertib serta penggunaan kunci ganda sebagai langkah antisipasi terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat turut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan pribadi.
Tak hanya itu, masyarakat juga diajak berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan atau mengalami tindak pidana, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat Polri di nomor 110.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli sambang ini merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menekan potensi gangguan keamanan.
“Melalui kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat, kami ingin memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya di kawasan wisata yang menjadi pusat interaksi publik,” ujarnya.
Dengan langkah humanis dan proaktif ini, Polsek Denpasar Barat berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat, sekaligus menciptakan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.
(Redaksi)







