Wongsorejo, Banyuwangi — Pantai Bimo di Dusun Bimo, Desa Bimorejo, Selasa (18/11/2025) berubah menjadi pusat keramaian. Lebih dari 300 warga, pelaku wisata, dan tamu undangan memenuhi area pesisir untuk menyaksikan peresmian Rumah Apung, penyerahan fish apartment, serta peluncuran wahana wisata air banana boat dan donut boat oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sektor wisata bahari serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir utara Banyuwangi.
Di balik suksesnya agenda besar tersebut, Polresta Banyuwangi tampil sebagai kekuatan pengamanan utama. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Santama Putra, memimpin langsung pengamanan bersama ratusan personel gabungan. Kehadiran aparat Polresta menjadi faktor kunci yang membuat jalannya acara berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi warga.
Pengamanan Ketat: Dari Darat hingga Perairan
Sejak pagi hari, Polresta Banyuwangi telah menempatkan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk pantai, area acara, hingga jalur transportasi laut. Polsek Wongsorejo, Unit Lalulintas, Sabhara, serta Babinkamtibmas bersinergi memastikan arus pengunjung tetap kondusif.
Selain itu, Polresta juga berkoordinasi dengan Lanal Banyuwangi untuk mengamankan area perairan, mengingat adanya prosesi penurunan rumah ikan buatan (fish apartment) yang menjadi salah satu simbol revitalisasi ekosistem laut Pantai Bimo.
Kombes Pol Rama Santama Putra menegaskan bahwa keamanan wisata bahari merupakan prioritas, terutama karena kawasan Pantai Bimo mulai berkembang menjadi destinasi pilihan wisata keluarga.
“Polresta Banyuwangi berkomitmen mendukung penuh setiap program pemerintah daerah, khususnya pengembangan wisata pesisir. Keamanan menjadi fondasi utama agar sektor pariwisata tumbuh dan masyarakat merasakan manfaatnya,” ujar Kapolresta saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sinergi Lintas Institusi Dukung Pembangunan Pesisir
Acara ini dihadiri berbagai pejabat penting, seperti Danlanal Letkol Laut (P) M. Puji Santoso, Pasiops Puslatpur Mayor Mar Kurniawan, Danramil Kapten Inf Saiful Fuad, Kajari Banyuwangi A.O. Mangontan, Camat Wongsorejo Drs. Nuril Falah, Kapolsek AKP Eko Dermawan, hingga Kepala Desa Bimorejo, Maksum.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor dalam memajukan kawasan pesisir utara Banyuwangi.
Budaya Gandrung Hiasi Peresmian Wisata Baru
Selain bernuansa pembangunan, kegiatan ini juga diwarnai nuansa budaya. Setelah pembukaan dengan sholawat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, para undangan disuguhkan Tari Gandrung, ikon seni tradisional Banyuwangi yang memukau penonton.
Peresmian Rumah Apung dilakukan dengan pemotongan pita oleh Bupati Banyuwangi, disusul prosesi penurunan fish apartment ke perairan Pantai Bimo sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut.
Aman, Tertib, dan Lancar Berkat Peran Polresta
Seluruh kegiatan berlangsung tanpa hambatan berkat penanganan cepat dan sigap aparat Polresta Banyuwangi yang mengatur kerumunan, mengelola akses tamu, dan memantau potensi gangguan keamanan di area pesisir.
Pengamanan terpadu ini memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan wisata harus selalu dibarengi dengan standar keamanan terbaik.
Dorong Pertumbuhan Wisata dan Ekonomi Pesisir
Bupati Banyuwangi berharap Rumah Apung, fish apartment, serta fasilitas wisata baru seperti banana boat dan donut boat mampu menjadi daya tarik baru wisata bahari.
Dengan dukungan penuh dari Polresta Banyuwangi, Lanal, Koramil, dan pemerintah daerah, Pantai Bimo diproyeksikan menjadi destinasi unggulan di Banyuwangi utara yang aman, nyaman, serta berdaya saing.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah bersama warga, pejabat, dan panitia sebagai simbol harmonisasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
(Red)








