NGAWI – Mengantisipasi meningkatnya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir serta tanah longsor, Polres Ngawi Polda Jatim mengambil langkah cepat dengan melakukan mitigasi langsung di sejumlah titik rawan bencana di wilayah Kabupaten Ngawi. Respons cepat ini menjadi bagian dari upaya memastikan keamanan masyarakat di tengah intensitas hujan yang terus naik dalam beberapa hari terakhir.
Kegiatan mitigasi dipimpin Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., yang didampingi Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan bersama personel Sat Samapta. Tim menyisir berbagai lokasi yang selama ini tercatat memiliki kerawanan tinggi terhadap banjir maupun pergerakan tanah.
Titik Rawan Disisir, Kesiapan Personel Polsek Dites
Dalam agenda tersebut, tim melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik krusial seperti:
- Jembatan Ngunengan Pitu
- Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Pitu
- Pemukiman sekitar Jembatan Kendung Kwadungan, Kecamatan Ngawi
- Waduk Pondok, Kecamatan Bringin
Setiap lokasi diperiksa secara detail, mulai dari kondisi debit dan aliran sungai, kontur tanah, potensi longsor, hingga kelayakan jalur evakuasi apabila terjadi situasi darurat.
Tak hanya fokus pada kondisi lapangan, rombongan juga melakukan inspeksi mendadak ke penjagaan Mako Polsek jajaran untuk memastikan kesiapsiagaan personel, termasuk respons cepat petugas jaga ketika bencana terjadi pada waktu tidak terduga.
“Bukan Sekadar Inspeksi, Tapi Tindakan Preventif”
Wakapolres Ngawi Kompol Rizki menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim penghujan.
“Mitigasi ini bukan hanya inspeksi rutin, tapi langkah preventif untuk memastikan masyarakat terlindungi dari ancaman bencana,” tegasnya, Rabu (10/12).
Ia menambahkan, pemantauan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi cuaca kembali stabil.
Kapolres Ngawi Tekankan Siaga Penuh Polsek Jajaran
Sementara itu di lokasi berbeda, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unit Polsek.
Ia memastikan bahwa pengecekan telah dilakukan secara menyeluruh, meliputi:
- kesiapan personel,
- kelayakan sarana prasarana,
- ketersediaan alat komunikasi,
- serta perlengkapan pendukung penanggulangan bencana.
“Kesiapsiagaan personel, peralatan, dan koordinasi lintas sektor adalah kunci dalam menghadapi bencana,” ujar Kapolres.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda ancaman banjir atau longsor di lingkungan masing-masing, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Personel Siap dan Sigap Hadapi Situasi Darurat
Dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh personel dinyatakan berada dalam kondisi siap siaga. Respons cepat, koordinasi, serta pemantauan intensif diharapkan mampu menekan potensi risiko dan meminimalisasi dampak bencana alam yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Ngawi.
Langkah mitigasi ini menjadi bukti komitmen Polres Ngawi dalam memberikan rasa aman serta perlindungan maksimal bagi masyarakat di tengah tingginya ancaman bencana hidrometeorologi.
(Red)







