Jember, 20 September 2025 – Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Kabupaten Jember membawa warna baru. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember, Polda Jawa Timur, menggelar program istimewa berupa pembuatan dan perpanjangan SIM D gratis khusus penyandang disabilitas.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Satlantas Polres Jember ini disambut penuh semangat oleh komunitas difabel. Sebanyak 25 peserta hadir memanfaatkan fasilitas layanan sosial yang dikemas dengan suasana hangat dan ramah inklusi.
Difabel Jember Sambut Antusias
Abdullah, salah seorang peserta, mengaku bahagia bisa memperoleh SIM D tanpa biaya.
“Ini kesempatan luar biasa bagi kami. Semoga program ini bisa berlanjut agar lebih banyak teman difabel merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ika Wilujeng Lestari menilai program ini tidak sekadar bantuan administratif, tetapi juga bukti nyata kepedulian Polri.
“Kami merasa dihargai dan diakui. Harapannya, kegiatan serupa bisa rutin dilakukan, bukan hanya di momen peringatan,” tutur Ika dengan penuh semangat.
Bentuk Kepedulian Polres Jember
Wakapolres Jember, Kompol Ferry Darmawan, S.Psi., S.I.K., yang hadir langsung dalam acara, secara simbolis menyerahkan SIM kepada peserta. Ia menegaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap seluruh elemen masyarakat.
“Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini kami manfaatkan untuk semakin dekat dengan masyarakat, termasuk saudara-saudara difabel. Dengan dukungan BRI, kami ingin memberi ruang mobilitas yang lebih luas bagi mereka,” ungkap Kompol Ferry.
Aspirasi Difabel Jadi Inspirasi
Kasat Lantas Polres Jember, AKP B Bagas Simamarta, menambahkan bahwa gagasan program ini lahir dari permintaan komunitas difabel di Jember.
“Mereka menyampaikan aspirasi melalui surat, dan kami langsung menindaklanjuti. Alhamdulillah bisa terwujud berkat kolaborasi dengan BRI,” jelasnya.
Menurut AKP Bagas, langkah ini bukan hanya sekadar peringatan ulang tahun, melainkan upaya Polres Jember menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, humanis, dan setara.
“SIM gratis ini adalah simbol bahwa semua warga berhak mendapat pelayanan yang sama, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Menuju Jember yang Inklusif
Program ini menandai arah baru pelayanan kepolisian di Jember yang semakin terbuka dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Dengan adanya SIM resmi, para penyandang disabilitas kini dapat berkendara dengan tenang, aman, dan legal di jalan raya.
Langkah Polres Jember ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada seluruh lapisan masyarakat.
(Red)







