Gresik – Suasana haru dan bahagia mewarnai Mapolres Gresik pada Sabtu (23/10/2025) malam. Seorang bocah berusia enam tahun datang bersama ayahnya, Muhaimin, warga Jalan KH. Kholil, untuk mewujudkan nazarnya setelah lulus ujian sekolah — yakni ingin memegang tameng polisi.
Awalnya, sang ayah berencana memenuhi keinginan anaknya dengan memesan tameng mainan secara daring. Namun karena pesanan tak kunjung datang, ia pun memberanikan diri datang ke Polres Gresik dengan harapan sang anak bisa sekadar berfoto memegang tameng asli milik polisi.
Tanpa ragu, anggota Satuan Samapta Polres Gresik yang tengah bertugas menyambut permintaan tersebut dengan ramah. Mereka memberikan tameng, lalu mempersilakan bocah itu berfoto sambil tersenyum bangga mengenakan atribut layaknya polisi cilik.
Sebagai kejutan, personel Samapta juga mengajak sang anak dan orang tuanya berkeliling Markas Komando (Mako) menggunakan kendaraan taktis (Rantis) Polri. Bocah tersebut tampak gembira saat diberi kesempatan menyalakan sirine dan mempelajari tombol-tombol di dalam mobil.
Kasat Samapta Polres Gresik AKP Heri Nugroho menjelaskan, tindakan spontan para anggota tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan humanis kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak.
“Ini bagian dari pelayanan kami, sekaligus edukasi agar anak-anak tumbuh dengan rasa cinta dan bangga terhadap Polri,” ujarnya.
Momen ini menjadi contoh nyata program Polisi Sahabat Anak yang digaungkan Polri. Melalui pendekatan yang ramah dan penuh empati, Polres Gresik menunjukkan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sosok pengayom yang bisa menghadirkan senyum dan rasa aman bagi masyarakat.
(Redho)







