Jatiluhur – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohamad Hasan resmi menutup Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Cakra XV TA 2024 di Subdenharrahlat, Jatiluhur, Jawa Barat, pada Jumat, 13 Desember 2024.
Penutupan ditandai dengan prosesi penanggalan tanda peserta, pemasangan baret hijau Kostrad, penyematan Brevet Cakra, serta penyerahan sertifikat kepada peserta terbaik.


Dalam amanatnya, Pangkostrad mengucapkan selamat kepada para prajurit yang telah menyelesaikan latihan dengan baik.
“Selamat bergabung sebagai warga prajurit Cakra Kostrad. Brevet Cakra ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi motivasi untuk terus menampilkan karya terbaik dan sikap teladan,” ungkap Letjen TNI Mohamad Hasan.
Beliau menegaskan bahwa latihan selama satu bulan ini bertujuan mencetak prajurit dengan kualifikasi khusus yang dibutuhkan oleh Kostrad. Prajurit dituntut memiliki semangat patriotisme, disiplin tinggi, dan kemampuan menghadapi berbagai situasi, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Latihan ini menjadi wahana untuk membentuk jiwa korsa, kebersamaan, dan kemampuan handal dalam berbagai penugasan, baik di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Pangkostrad juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi peserta, pelatih, dan penyelenggara latihan.
“Saya yakin, semua yang kalian pelajari selama latihan ini akan menjadi bekal penting dalam tugas ke depan,” ujar beliau.
Penutupan ini dihadiri oleh Pangdivif 1 Kostrad, pejabat tinggi Kostrad, Kapolres, Dandim, serta kepala daerah, termasuk Bupati Purwakarta dan Karawang.
Acara ini menjadi tonggak penting bagi prajurit Kostrad yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar prajurit Cakra. Mereka diharapkan dapat menjalankan misi dengan semangat tinggi demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
(Penkostrad)
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P.








