Lumajang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang kembali mencatat keberhasilan dalam program pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Meskipun menghadapi keterbatasan lahan, WBP berhasil memanen 60 kilogram sawi, hasil dari program pertanian yang dijalankan di dalam lapas.
Kalapas Lumajang, Mahendra, mengungkapkan bahwa lahan di area branggang dioptimalkan untuk pembinaan pertanian. “Kami memanfaatkan lahan yang tersedia untuk mendukung program pembinaan. Alhamdulillah, panen kali ini mencapai 60 kg. Seluruh proses, mulai dari penyemaian bibit, penanaman, pemupukan, hingga perawatan, dilakukan langsung oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas bimbingan kerja,” ujar Mahendra.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Lapas Lumajang tidak hanya berorientasi pada pembinaan mental dan disiplin, tetapi juga membekali WBP dengan keterampilan yang bermanfaat. Selain meningkatkan keterampilan bertani, program ini juga menanamkan rasa tanggung jawab serta memberikan pengalaman produktif bagi para warga binaan.
Dengan hasil panen yang memuaskan, program pertanian di Lapas Lumajang diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan WBP. Selain berkontribusi terhadap kemandirian warga binaan, program ini juga berpotensi mendukung ketahanan pangan di lingkungan sekitar.
(Red)








