TULUNGAGUNG – Banyak yang bertanya P2BD itu apa? P2BD berdiri sejak tahun 2018. Visi utama komunitas tersebut adalah sebagai paguyuban masyarakat Gunung Wilis untuk mengabdikan diri. Mereka menyumbangkan tenaga untuk pembangunan wadah dakwah. Seperti pembangunan masjid, mushola, madrasah, pesantren dan majelis.
Perlu dipahami bahwa Anggota komunitas P2BD terbatas sebanyak 25 pen khidmad dari Gunung Wilis Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Sejak berdiri paguyuban ini memang tidak ada namanya. Terpenting mereka kerja bakti bangunan dakwah. Tetapi kegiatan berjalan rutin sejak enam tahun lampau. Nah untuk memudahkan koordinasi oleh pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH Imam Mawardi Ridlwan, komunitas tersebut diberi nama Paguyuban Pen Khidmad Bangunan Dakwah – (P2BD)
Pada Jum’at (03/05/2024) khodim P2BD, Sucipto menghadap ke Pengasuh Al Azhaar melaporkan bahwa P2BD siap untuk dipanggil agar dapat kerja bakti. Sucipto menyampaikan bahwa anggota P2BD siap selalu dikaryakan di bangunan dakwah.
“Para sahabat yang punya tenaga tetapi tidak punya dana maka ambil kesempatan andil dalam berdakwah dengan cara sedekah tenaga. Pada bulan Syawal 1445 H, mereka bersepakat untuk memulai khidmad lagi setelah libur Bulan Romadhon. Karena itu, hari ini, Jum’at (03/05/2024) saya melaporkan ke Abah Imam Mawardi Ridlwan dan sekaligus memohon do’a restu. Abah Imam untuk menugaskan kerja bakti dimana? Tadi pagi Jum’at (03/05) Abah Imam menugaskan ro’an rehab Pesantren Ibnu Mas’ud Kedungwaru Tulungagung. Pelaksana pekan depan. Tadi pagi Abah Imam sudah mengajak survey lokasi,” jelas Sucip, panggilan akrab Sucipto.
Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH. Imam Mawardi Ridlwan yang dijadikan pembina P2BD, menjelaskan bahwa para sahabat dari Gunung Wilis Pagerwojo punya semangat yang super untui ambil investasi dakwah. Mereka yang tergabung di P2BD punya kemampuan fisik atau tenaga. Karena itu ambil dakwah dengan berkhidmad di pembangunan. Mereka ini sungguh mulia dan Insya Alloh dimuliakan Gusti Alloh Ta’ala. Mereka secara ikhlas membantu pembangunan lembaga dakwah. Sejak tahun 2018 perjuangan mereka berjalan secara istiqomah. Semoga Gusti Alloh Ta’ala memberi dan menjaga kesehatan sahabat P2BD. Semoga mereka dianugerahi rezeki yang banyak dan berkah. Semoga anak dan cucu keturunannya sebagai generasi sholih dan sholihah. Para sahabat P2BD diharapkan tetap ikhlas. Jaga diri jangan riya’. Jangan pamer amal. Selalu kompak berjamaah,” tutur Abah Imam.
Masih menurut khodim P2BD, Sucip bahwa para sahabat hanya ingin dapat pahala dari ro’an atau kerja bakti tersebut.
“Sahabat-sahabat berlatih ikhlas dalam ber khidmad. Berharap do’a dan berkah kyai dan masyayich. Semoga khidmad P2BD diterima Alloh Ta’ala dan mendapatkan pahala yang besar dan banyak” Kisah Cip.
Masih menurut Sucipto anggota P2BD yang aktif sebanyak diantaranya adalah Mbah Tumari, Mbah Tumijan, Pak Juli, Pak Yanto, Pak Mohasan, Pak Oriyadi, Pak Dandi, Ustadz Hudaifah, Ustadz Jaswadi, Mas Yaya, Pak Padi, Pak Widodo, Pak Riyanto, Mbah Saekan, Pak Man, dan lainnya yang tidak sempat disebut.
Komunikasi tersebut sangat bagus dan menarik untuk dikaji. Di tengah gemerlap dunia kapitalis, yang semua dinilai materi masih ada komunitas istimewa. Tentu saja sangat baik jika para pembaca yang memiliki kemampuan rezeki dapat bersedekah untuk mereka. Ini inisiatif bukan dari sahabat P2BD, tetapi murni dari media online
(Red)