Lubuklinggau, Sumatera Selatan – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai platform seperti Grab, Maxim, dan Gojek se-Kota Lubuklinggau berkumpul di Aula Eka Kompi, Kamis (4/9/2025). Mereka menggelar doa bersama bersama Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim), untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.
Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota H. Rustam Efendi, Sekda Trisko Defriyansa, Kajari Lubuklinggau Suwarno SH, perwakilan Dandim 0406, perwakilan Polres Lubuklinggau, serta Ustad Muslim Kawilarang yang menyampaikan tausiyah.
Koordinator Ojol Lubuklinggau, Jamil, menegaskan kegiatan ini menjadi momentum penting mempererat silaturahmi antar-driver sekaligus wujud solidaritas untuk almarhum. “Sekitar 200 pengemudi hadir dengan mengenakan jaket kebanggaan masing-masing. Kami berterima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Forkopimda atas perhatian dan kepeduliannya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, komunitas ojol menyampaikan sikap resmi mereka. Selain menyatakan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, mereka juga menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Lubuklinggau.
“Kami sepakat tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi di Lubuklinggau. Jika ada oknum yang mengatasnamakan ojol atau memakai atribut ojol, kami tegaskan itu bukan bagian dari kami,” tegas Jamil.
Pembina komunitas Ojol, Febrio Fadillah, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, Forkopimda, dan komunitas ojol. “Kita tidak hanya berdoa, tapi juga saling berbagi sebagai bentuk kepedulian,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam. Ia juga mengapresiasi sikap komunitas ojol yang mengutamakan persatuan dan perdamaian.
“Kita semua berduka atas wafatnya Affan Kurniawan. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mari kita doakan juga agar aksi-aksi serentak di Indonesia berlangsung damai dan tidak memecah belah bangsa,” pungkasnya.
(Erwin – Kaperwil Sumsel Lubuklinggau Musi Rawas Utara)







