Banyuwangi – Cuaca buruk di pantai timur Pulau Jawa sudah dekat, para nelayan dihimbaukan waspadai cuaca buruk. Angin kencang dapat menyebabkan gelombang laut mencapai puluhan meter, membuat aktivitas nelayan harus lebih berhati-hati. (13/mei/2026)
Penomena ini sudah menjadi tahunan di pantai pesisir Jawa sebelah timur, terutama di daerah Banyuwangi dan Muncar. Gelombang pasang dan angin kencang sudah menjadi tontonan biasa bagi masyarakat pesisir timur. Mereka sudah terbiasa dengan keadaan cuaca seperti ini, bahkan menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Masyarakat nelayan pesisir sudah terbiasa dengan keadaan cuaca seperti ini. Bahkan, cuaca buruk seperti ini memberikan kesempatan bagi para nelayan untuk membenahi perahu yang rusak maupun jaring yang sobek. “Kami biasa memanfaatkan waktu ini untuk memperbaiki peralatan kami,” kata seorang nelayan di Muncar.
Penomena alam ini unik dan hanya ada di pantai timur Pulau Jawa. Tak jarang, masyarakat menganggapnya sudah terbiasa di daerahnya. Bahkan, banjir rob tiba-tiba datang seperti tsunami kecil, hal ini sangat jarang terjadi di daerah pesisir lain dan mungkin hanya ada di Banyuwangi saja.
“Alam memang keras, tapi kami juga harus bisa beradaptasi,” kata seorang warga Banyuwangi. Alam menyajikan alur kehidupannya sendiri, manusia harus bisa memahami dan menyadari bahwa Tuhan menciptakan alam dengan kelebihan masing-masing.
Dengan kesadaran dan kesiapan, masyarakat pesisir timur Pulau Jawa siap menghadapi tantangan musim timur ini. Mereka telah terbiasa hidup berdampingan dengan alam yang keras, tapi indah.
(Red)






